Beredar Foto Struk Pembelian BBM di Papua, Harga yang Tertulis Jadi Viral

Dalam postingannya, terdapat sebuah foto struk pembelian BBM yang dilakukan di Papua. Harganya bikin netter kaget.

Facebook

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Galuh Palupi Swastyastu

TRIBUNSOLO.COM - Tokoh agama di Papua, Pastor John Djonga, menyebutkan, kebijakan bahan bakar minyak satu harga di Papua belum berjalan dengan baik.

Ia mengatakan, harga BBM hanya turun seperti di Jawa, saat Presiden Joko Widodo melakukan blusukan di Papua.

Akan tetapi, tak lama setelah Jokowi meninggalkan Papua, harga BBM kembali melonjak.

"Beliau pulang, satu-dua minggu, harga kembali 'normal'," kata John saat berbicara dalam Seminar Nasional "Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Papua" di Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12/2017).

John mengatakan, ia memantau langsung kondisi ini di Yahukimo, Papua.

Saat Jokowi baru mencanangkan program BBM satu harga di kabupaten itu pada Oktober 2016, John mengakui bahwa harganya sama seperti di Jawa, yakni Rp 6.450 per liter untuk premium dan Rp 5.150 per liter untuk solar.

"Sekarang sudah Rp 30.000 lagi. Bahkan dalam rangka Tahun Baru dan Natal, tahun lalu kami sampai Rp 100.000," ucap John.

Namun belakangan ini, sebuah foto struk pembelian BBM di Papua menjadi viral.

Foto itu pertama kali diunggah di akun Twitter @Aryprasetyo85.

Cuitan Ary kemudian kembali diunggah di akun Facebook Mak Lambe Turah dan menjadi viral.

Dalam postingannya, terdapat sebuah foto struk pembelian BBM yang dilakukan di Papua.

Tertulis alamat Jalan Abepura Kotaraja Nomor 77 di struk itu.

Di bagian waktu diketahui jika pembelian itu dilakukan pada Minggu 17 Desember 2017.

BBM yang dibeli adalah jenis pertalite dengan jumlah pembelian 12,98 Liter.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved