KA Bandara Soekarno Hatta Baru Satu Hari Beroperasi, Apa Keluhan Penumpang?
Di antaranya, katanya. penambahan peron beserta perpanjangan jalur untuk kereta rel listrik (KRL) agar tak terjadi penumpukan.
"Headwaynya masih per satu jam ada juga yang per 2 jam karena kami lihat dan sesuaikan sama jam penerbangannya."
"Dan kami akui, rencana target kami memang (headway) per 15 menit sekali," tuturnya.
Heru menjelaskan, berkurangnya jarak waktu keberangkatan dari rencana yang pernah disampaikan PT Railink terjadi karena belum siapnya sejumlah fasilitas di Stasiun Duri.
Di antaranya, katanya. penambahan peron beserta perpanjangan jalur untuk kereta rel listrik (KRL) agar tak terjadi penumpukan.
Baca: Nikmati Promo Berbelanja Buku dan Peralatan Sekolah di Gramedia Holiday Season
Hingga saat ini, kata Heru lebih lanjut, Stasiun Duri baru memiliki empat jalur.
Menurut rencana, pihaknya akan menambah lagi menjadi lima jalur yang kini sedang dalam pembangunan.
"Rencana kami (akan) memperpanjang pakai peron tinggi (sehingga) nanti bisa digunakan untuk KRL."
"Kalau sudah selesai bisa 82 KA per 30 menit."
"Semoga selesai Januari," ungkapnya.
Baca: Per 31 Desember 2017, WhatsApp Hentikan Dukungan untuk BlackBerry OS
Pengalaman saat ikut mencoba KA Bandara, Warta Kota mencatat waktu tempuh KA dari Stasiun Sudirman Baru di kawasan Kebon melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng di Tangeran, Banten, mencapai sekitar satu jam.
PT Railink menargetkan waktu tempuh hanya berkisar 40 menit apabila pengerjaan pembangunan lima jalur KA di Stasiun Duri sudah rampung.
Pada saat itu jarak keberangkatan akan menjadi 15 menit sekali dengan total keberangkatan 82 perjalanan per hari. (Rangga Baskoro)
Artikel di atas telah dipublikasikan Warta Kota dengan judul: Penumpang KA Bandara Keluhkan Jarak Keberangkatan Antar Kereta yang Terlalu Lama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kereta-bandara_20171224_100828.jpg)