Mengapa Lem Tidak Lengket atau Melekat di Botol Kemasannnya? Ternyata Ini Alasannya
Apakah Anda salah satu orang yang penasaran mengapa lem tidak melekat dengan botol kemasannya? Ternyata ada alasan ilmiahnya.
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM -- Kita biasa menggunakan lem dalam kehidupan sehari-hari untuk merekatkan berbagai benda.
Jenis lem pun ada bermcam-macam di pasaran.
Ada lem Aica Aibon yang merupakan perekat serba guna, bisa diaplikasikan untuk merekatkan bahan plastik sampai logam.
Kemudian ada lem Fox, lem Isarplas, lem G (lem Korea), lem Sealant, lalu lem Dextone.
Lem tersebut memiliki bentuk kemasan masing-masing.
Namun, pernahkan Anda bertanya-tanya mengapa ya isi lem tersebut tidak lengket atau melekat di botol kemasannya?
Padahal mengingat sifat lem yang punya daya rekat kuat, lem berpotensi melekat di dalam botol dan tak mau dikeluarkan saat kita memencet botolnya.
Ternyata ada alasan ilmiahnya lo.
Dikutip TribunSolo.com dari wonderopolis.org, umumnya ada dua jenis lem yakni white glue dan super glue.
White glue berkomposisi polimer dan kandungan air.
Nah, air inilah yang membuat lem tetap cair di dalam botol.
Namun, ketika kita meletakkan lem di kertas, maka air yang berinteraksi dengan udara tersebut akan berubah menjadi gas.
Alhasil lem bakal mengering dan mengeras.
Sisanya adalah komposisi polimer yang lekat.
Lalu ada pertanyaan, mengapa kandungan white glue tersebut tidak lengket atau keras di dalam botol?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-super-glue_20171228_142143.jpg)