Apa Perbedaan Kereta Bandara di Soekarno-Hatta dan Kualanamu Medan?

Meski keduanya berdiri di bawah PT Railink yang merupakan anak usaha PT KAI dan PT Angkasa Pura II, tetapi ada beberapa perbedaan

Tayang:
(Kompas.com/MAULANA MAHARDHIKA)
Suasana di dalam gerbong kereta api bandara saat perjalanan Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (26/12/2017). Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Hari ini, Selasa (2/1/2018) Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan kereta bandara kedua di Indonesia, yaitu Kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Sedangkan kereta bandara pertama Indonesia, sudah lebih dulu beroperasi di Bandara Kualanamu Medan.

Meski keduanya berdiri di bawah PT Railink yang merupakan anak usaha PT KAI dan PT Angkasa Pura II, tetapi ada beberapa perbedaan.

1. Jenis Kereta

Jenis kereta yang digunakan kedua bandara, ternyata berbeda.

Kereta Bandara Kualanamu menggunakan Kereta Rel Diesel (KRDE), untuk melayani rute Medan-Kualanamu International Airport (KNIA).

Baca: Ini 5 Tips Berendam di Onsen

Sedangkan Kereta Bandara Soekarno-Hatta mengguanakan sumber tenaga listrik atau Kereta Rel Listrik (KRL).

Ignatius Jonan, saat masih menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI, tahun 2013 pernah mengatakan, jika KRL Bandara dinilai lebih hemat 60 persen dari KRDE Bandara.

2. Kapasitas Penumpang

Untuk kapasitas sendiri, KA Bandara Soekarno-Hatta menampung lebih banyak orang.

Dalam satu rangkaian set kereta ada 6 gerbong dengan jumlah total kapasitas angkut 272 penumpang.

Baca: Legenda Grand Prix : Marquez Jangan Terlalu Agresif di 2018

Sedangkan Kereta Bandara Kualanamu, terdiri dari 16 unit kereta/gerbong, terdiri dari 4 set kereta dengan jumlah total kapasitas angkut 172 penumpang.

3. Jarak dan Waktu Tempuh

Kereta Bandara Kualanamu, Medan memiliki waktu tempuh selama 30 menit sekali perjalanan, dengan jarak 28 kilometer.

KA Bandara Kualanamu dapat mengangkut sekitar 3.000-4.000 orang penumpang per hari atau satu juta sampai 1,3 juta orang penumpang per tahun.

Sedangkan KA Bandara Soekarno-Hatta, memakan waktu 50-satu jam perjalanan, dari Stasiun Besar Sudirman ke Bandara Soekarno-Hatta.

Baca: Usai Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Istri Cantik Wakil Wali Kota Gorontalo 2 Kali Pingsan

Rute kereta Bandara Soekarno-Hatta adalah Stasiun Manggarai - Sudirman Baru - Duri - Batu Ceper - Bandara Soekarno Hatta.

Namun, pada pengoperasian awal, kereta bandara tidak langsung berangkat dari Stasiun Manggarai dan Stasiun Duri, sebab masih dalam proses konstruksi.

4. Tarif

Hingga saat ini tarif KA Bandara Soekarno-Hatta masih Rp 70.000.

Namun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi masih mencari solusi untuk menetapkan tarif tiket kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Baca: Pamer Foto Mesra Bareng Mike Lewis, Pedangdut Seksi Ini Dituduh Transgender. Siapa Dia?

Sedangkan tarif KA Bandara Kualanamu Medan, mulai 2015 hingga saat ini Rp 100.000.

Tarif ini naik pada 2015, dari sebelumnya Rp 80.000. (Kompas.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Ini Bedanya Kereta Bandara di Soekarno-Hatta dan Kualanamu Medan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved