Sempat Mengelak, Novanto Akui Kepemilikan Perusahaan Salah Satu Peserta Lelang e-KTP

Novanto mengakui bahwa ruangan kantor di Lantai 27 Gedung Menara Imperium, Kuningan, Jakarta, pernah digunakan sebagai alamat kantor PT Mondialindo

Tayang:
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto berjalan untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (31/1). Setya Novanto menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus korupsi KTP Elektronik. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Setya Novanto mengakui kepemilikan saham terhadap salah satu perusahaan peserta lelang proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Novanto sebelumnya tidak mengakui kepemilikan tersebut.

"Kantor itu memang sudah ada sejak 2009 dan PT Mondialindo itu memang sudah lama di sana"

"Sebelumnya memang saya salah satu pendiri sebelum ada di Menara Imperium," ujar Setya Novanto dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/2/2018), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Duka Sejumlah Musisi Tanah Air Atas Kepergian Yockie Suryo Prayogo : Selamat Jalan Guru

Novanto mengakui bahwa ruangan kantor di Lantai 27 Gedung Menara Imperium, Kuningan, Jakarta, pernah digunakan sebagai alamat kantor PT Mondialindo.

Ruang kantor tersebut awalnya dimiliki Novanto.

Namun, menurut Novanto, ruangan kantor itu telah dijual kepada pihak lain.

"Tapi perlu saya sampaikan bahwa di tahun 2003, itu sudah kami jual ke Pak Heru Taher dan Pak Deniarto yang juga di PT Mondialindo," kata Novanto.

Baca: Pengacara Fredrich Yunadi Tuding KPK Sengaja Tidak Hadir Sidang agar Praperadilan Gugur

Sebelumnya, mantan Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera, Deniarto Suhartono, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Senin (6/11/2017), menyatakan, mayoritas saham Murakabi dikuasai oleh PT Mondialindo.

PT Murakabi pernah menjadi salah satu konsorsium peserta lelang proyek e-KTP.

PT Murakabi Sejahtera dan PT Mondialindo sama-sama berkantor di Lantai 27 Gedung Menara Imperium, Kuningan, Jakarta.

Baca: Masyarakat Peduli Lahan Halal Surakarta Memprotes Pembangunan Masjid Taman Sriwedari

Selain itu, diketahui bahwa putra Novanto, Rheza Herwindo memiliki saham di PT Mondialindo, selain istri Novanto, Deisti Astriani Tagor.

Sementara itu, putri Novanto, Dwinna Michaela, diketahui juga memiliki saham di PT Murakabi bersama keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi. (Kompas.com/Abba Gabrillin)

Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Novanto Akui Kepemilikan Perusahaan Salah Satu Peserta Lelang E-KTP

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved