10 Kalimat Mutiara Stephen Hawking, 'Ketika Ada Kehidupan di Situ Ada Harapan'
Anak-anak Hawking, Lucy, Robert dan Tim berkata dalam pernyataan tersebut: "Kami sangat sedih bahwa ayah kami tercinta telah meninggal hari ini."
Penulis: rika apriyanti | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rika Apriyanti
TRIBUNSOLO.COM - Pada 14 maret 2017, dunia berduka dengan meninggalnya fisikawan hebat Stephen Hawking.
Ternyata di hari yang sama pada 1879 seorang fisikawan lain dilahirkan.
Dia adalah Albert Einstein, penemu teori relativitas.
Hawking adalah fisikawan brilian ternama dan kosmologis terkenal dengan karya black holes.
Baca: Debat Warganet tentang Bahasa Sunda Aing yang Dianggap Tak Sopan namun Sering Dipakai
Keluarganya membuat pengumuman pada Rabu pagi (14/3/2018) bahwa ia telah meninggal di rumahnya di Cambridge, Inggris.
Anak-anak Hawking, Lucy, Robert dan Tim berkata dalam pernyataan tersebut: "Kami sangat sedih bahwa ayah kami tercinta telah meninggal hari ini."
"Ia adalah ilmuwan hebat dan pria yang luar biasa serta hasil karyanya akan terus hidup untuk tahun-tahun mendatang."
Selain karyanya yang akan terus dikenang, kata-kata yang pernah Hawking ucapkan pun begitu menginspirasi.
Baca: Mengenal Desa Mopukori Tempat Wanita Merasa Bebas dan Memegang Kekuasaan
Dilansir dari Mirror.co.uk , berikut kata-kata yang mengesankan dari seorang Hawking.
1. Alasan mengapa alam semesta ada
"Jika kita menemukan jawabanya, itu akan menjadi kemenangan tertinggi akal manusia, karena kemudian kita akan mengetahui apa yang Tuhan pikirkan" - dikutip dari bukunya A Brief History Of Time (1988).
2. Saat didiagnosis menderita motor neuron
"Harapan saya berkurang menjadi nol saat saya berusia 21 tahun, Sejak saat itu semuanya menjadi bonus" - dikutip dari wawancaranya dengan The New York Times (2004).
3. Black holes
"Einstein salah saat dia berkata 'Tuhan tidak bermain dadu', pertimbangan lubang hitam menunjukkan, Tuhan tidak hanya bermain dadu tetapi Tuhan terkadang membingungkan kita dengan melemparkannya ke tempat yang mereka tidak dapat melihatnya," - dikutip dari The Nature of Space And Time (1996).
Baca: PT KAI Tebar Promo Tiket Kereta Api Keliling Jawa, Cek Jadwal dan Tarifnya
4. Pada kesuksesan komesial
"Saya ingin buku saya dijual di toko buku di bandara," dikutip dari wawancara dengan The New York Times (2004).
5. Ketenaran
"Kelemahan dari diri saya adalah saya tidak bisa pergi ke manapun di dunia tanpa dikenali, tidak cukup bagi saya untuk mengenakan kacamata hitam dan wig. Kursi roda memberikan saya jalan" - dikutip dari wawancara di Israel TV (2006).
6. Dunia yang tidak sempurna
"Tanpa ketidaksempurnaan, kamu atau saya tidak akan eksis," Discovery Channel (2010).
7. Euthanasia
"Korban seharusnya memiliki hak untuk mengakhiri hidupnya, jika dia ingin."
"Tetapi saya berfikir ini akan menjadi kesalahan terbesar."
"Betapapun buruknya hidup, akan selalu ada yang bisa kamu lalukan dan sukses, ketika ada kehidupan disitu ada harapan," dikutip dari People's Daily (2006).
8. Showboating intelektual
"Orang yang membanggakan IQ mereka adalah pecundang" - wawancara dengan The New York Times(2004).
9. Pentingnya memiliki selera humor
"Hidup akan tragis jika tidak lucu" - wawancara dengan The New York Times(2004).
10. Kematian
"Saya telah hidup dengan prospek kematian dini, selama 49 tahun terakhir saya tidak takut mati, tapi saya tidak terburu-buru untuk mati, saya memiliki banyak hal yang ingin saya lakukan lebih dulu" - Wawancara dengan The Guardian, (2011). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/stephen-hawking_20180314_155844.jpg)