Mengenal Es Selendang Mayang, Minuman Asli Betawi Warisan Nenek Moyang yang Kini Langka
Ternyata, es selendang mayang dibuat dengan resep yang sudah diturunkan dari nenek moyang sejak tahun 1940-an.
TRIBUNSOLO.COM - Apakah traveler pernah makan selendang mayang?
Es asal Betawai ini bukan terbuat dari kain, lo.
Hanya namnaya saja yang unik.
Rasanya enak, manis, dan nikmat disantap selagi dingin.
Baca: Hotel Baru dengan Sejumlah Fasilitas Unggulan Bakal Ekspansi Tangerang dan Tangerang Selatan
Meskipun penjualnya tidak sebanyak dulu, tapi bagi yang suka dengan kuliner daerah, selendang mayang menjadi favorit.
Ternyata, es selendang mayang dibuat dengan resep yang sudah diturunkan dari nenek moyang sejak tahun 1940-an.
Dulu, es selendang mayang dijual berkeliling dengan cara dipikul.
Hanya saja, saat ini sudah mulai jarang ditemukan pedagangnya.
Baca: Benarkah Pil KB Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?
Dari dulu sampai sekarang, kita tidak susah untuk menemukan bahan-bahan pembuat es selendang mayang ini.
Bahannya adalah sagu aren, tepung beras, atau hunkue (tepung dari kacang), yang dibuat menjadi adonan yang mirip dengan agar-agar.
Selendang mayang biasanya perpaduan antara warna merah, hijau, dan putih.
Gabungan ketiga warna ini membuatnya terlihat menarik. Mirip seperti warna selendang yang warna-warni, bukan?
Baca: Ussy Sulistiawaty Tampil Layaknya Remaja Saat Liburan di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/es-selendang-mayang_20180325_153739.jpg)