Polisi Tahan Arseto, Pria yang Pernah Sebut Undangan Pernikahan Putri Jokowi Dijual

Arseto ditahan karena kasus suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA), bukan karena kasus undangan Kahiyang.

Tayang:
Editor: Junianto Setyadi
Instagram/Arserto Suryoadji
Arseto Suryoadji Pariadji atau Arseto Pariadji. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -  Arseto Suryoadji (AS) beberapa hari lalu menjadi perbincangan publik karena mengunggah video dirinya  menyebut undangan pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dijual Rp 25 juta.

Pria tersebut kini ditahan oleh petugas Polda Metro Jaya, Jakarta.

Namun, penahanan pria itu tidak terkait dengan kasus pencemaran nama baik Jokowi dan para pendukungnya.

Menurut Kompas.com yang dikutip TribunSolo.com, Arseto ditahan karena kasus suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA).

Baca: Reaksi tak Terduga Gibran Rakabuming soal Undangan Pernikahan Anak Presiden Jokowi Dijual Rp 25 Juta

"Kami tidak menyidik untuk kasus tersebut (undangan anak Jokowi)," kata Kasubdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Roberto Pasaribu, ketika dihubungi, Kamis (29/3/2018).

"Tetapi, kami menyidik dalam laporan ujaran kebencian (hatespeech) terkait SARA atas salah satu organisasi keagamaan atas postingan AS di akun Facebook-nya." ujar dia.

Ia mengatakan, saat itu polisi telah menetapkan Arseto sebagai tersangka dan menahannya atas kasus tersebut.

Penahanan bermula ketika Arseto menyerahkan diri ke kantor Ditipidsiber Bareskrim Polri, Jalan Jaribaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu pukul 14.35.

Baca: Arseto Suryoadji Dianggap Keliru Cari Pengacara Hotma Sitompul di Kedai Johny

Pria itu kemudian dijemput anggota Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan, penahanan Arseto berdasarkan laporan polisi tanggal 26 Maret 2018.

Arseto juga dilaporkan Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara (Jo-man) Emanuele ke Polda Metro Jaya pada Rabu kemarin.

Ia dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah.

Baca: TKI Zaini Sempat Menelepon Sang Istri Sehari Sebelum Dipancung di Arab Saudi, Ini yang Ia Katakan

Sebab, Arseto menyebut Jokowi dan pendukunganya sebagai koruptor.

Dalam video unggahannya, Arseto menyebut, pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjual undangan pernikahan Kahiyang-Bobby dengan nilai Rp 25 juta per undangan. (Kompas.com/ Sherly Puspita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Arseto Ditahan karena Kasus SARA, Bukan soal Undangan Pernikahan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved