Terkait Pelestarian Budaya, DPRD Ingin Karanganyar Seperti Solo atau Bali

"Kita ingin merancang agar kearifan lokal bisa menjadi daya tarik untuk kepentingan masyarakat di bidang ekonomi," katanya.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Eko Setiyono 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Eko Setiyono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar harus terlibat dalam mengembangkan kebudayaan lokal Karanganyar yang masih mempunyai keterkaitan dengan kebudayaan Jawa.

Hal itu diungkapkannya usai menghadiri rapat paripurna pembahasan dua rancangan peraturan daerah (raperda) yaitu kepemudaan dan pelestarian kebudayaan Jawa di gedung DPRD, Senin (30/4/2018).

Terkait pelestarian kebudayan, pemerintah Karanganyar, katanya, diharapkan tidak lagi hanya melestarikan kebudayaan lalu diserahkan ke masyarakat.

Baca: DPRD Karanganyar Bahas Raperda Pemuda dan Pelestarian Kebudayaan Jawa

Pemerintah nantinya diminta ikut bertanggungjawab, termasuk dalam hal anggaran.

"Kita ingin merancang agar kearifan lokal bisa menjadi daya tarik untuk kepentingan masyarakat di bidang ekonomi," katanya.

Menurutnya, Karanganyar sendiri mempunyai sejumlah kearifan lokal yang dapat dikembangangkan, di antaranya Wahyu Kliyu, Mondosiyo, dan Cembengan.

"Orang akan tahu, oh ternyata Wahyu Kliyu seperti ini," terangnya.

Agar kearifan lokal ini bisa menjadi daya tarik, Eko pun mencontohkan, konsep pengembangannya bisa merujuk pada kota Solo dan Bali.

"Kita ingin merancang supaya kearifan lokal itu bisa menjadi daya tarik demi kepentingan masyarakat di bidang ekonomi, sehingga pemerintah harus andil supaya kegiatan budaya itu bisa berkembang, sama halnya seperti di Solo, Bali, intinya ke situ," terang Eko.

Baca: Bongkar Lapak PKL di Colomadu, Kasatpol PP Karanganyar Sebut Pedagang Bandel Kembali Berjualan

Dengan begitu, baik masyarakat Karanganyar maupun di luar Karanganyar, ucap Eko, akan tertarik menikmati kearifan lokal di Karanganyar.

Eko makin yakin dengan usulan pelestarian kebudayaan ini, apalagi, menurutnya, calon gubernur atau bupati yang bertarung di Pilkada serentak selalu melontarkan isu kebudayaan dalam visi dan misi mereka.

"Hasilnya kita harapkan bisa menggigit untuk kemajuan dan perkembangan daerah," katanya.

Usulan raperda ini merupakan inisiatif dari DPRD sendiri.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved