Dua Napi Teroris Perempuan dan Bayinya dari Mako Brimob Depok Ikut Dipindah ke Nusakambangan

Bayi yang dilahirkan oleh ibunya saat menjalani masa pidana itu dibawa serta ke Nusakambangan karena masih dalam masa laktasi

KOMPAS.com/M IQBAL FAHMI
Ratusan personel kepolisian bersenjata lengkap berjaga di kawasan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018). Sedikitnya 145 narapidana tindak pidana terorisme yang terlibat kerusuhan di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, telah dipindahkan ke tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan. 

TRIBUNSOLO.COM, CILACAP - Dua narapidana tindak pidana terorisme (napiter) berjenis kelamin perempuan dan seorang bayi yang dipindahkan dari Rutan Cabang Salemba Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat ke Nusakambangan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Utami saat ditemui di Dermaga Wijayapura, Sabtu (12/5/2018), mengatakan, napiter perempuan dan bayi tersebut saat ini ditempatkan di Lapas Kelas 1 Batu.

“Perempuan dan bayi di lapas batu, yang tempatnya sangat terpisah dari yang lain,” katanya.

Menurut Sri, pihaknya sangat memperhatikan hak asasi manusia (HAM) semua napi, terutama napi perempuan dan anak.

Baca: Solo Mengajar Akan Gelar Kelas Inspirasi ke-6, Ini Jadwalnya

Bayi yang dilahirkan oleh ibunya saat menjalani masa pidana itu dibawa serta ke Nusakambangan karena masih dalam masa laktasi.

“Nanti menempati one man one cell,” ujarnya.

Sri mengungkapkan, semua hak napiter termasuk beribadah akan dipenuhi oleh petugas Lapas.

Meski demikian, pihaknya masih menutup pintu untuk para pembesuk bagi seluruh napi pindahan tersebut. (Kompas.com/M Iqbal Fahmi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Napi Teroris Perempuan dan Bayinya Ikut Dipindah ke Nusakambangan"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved