Selama Delapan Hari, Polri Tangkap 74 Terduga Teroris, 14 di Antaranya Tewas Ditembak
Kapolri merinci, di Jawa Timur, polisi menangkap 31 orang dan empat orang di antaranya meninggal dunia.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian dibantu TNI terus melakukan penindakan terhadap para terduga teroris di berbagai wilayah di tanah air, pasca bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018) lalu.
"Sehingga dalam waktu delapan hari, dari 13 Mei sampai 21 Mei, sudah 74 orang ditangkap dan 14 orang di antaranya meninggal dunia karena melawan pada saat ditangkap," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/5/2018) seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.
Kapolri merinci, di Jawa Timur, polisi menangkap 31 orang dan empat orang di antaranya meninggal dunia.
Di Banten, polisi menangkap 16 orang dan dua orang di antaranya meninggal dunia.
Baca: Keluarga Ambil 4 Jenazah Terduga Teroris di Jawa Timur dari RS Bhayangkara Surabaya
Di Jawa Barat, Polri menangkap delapan orang dan empat orang di antaranya tewas.
Sedangkan di Riau, ada sembilan terduga teroris ditangkap dan empat orang di antaranya tewas.
Sisanya adalah penangkapan enam orang di Sumatera Utara dan empat di Sumatera Selatan.
"Ada sejumlah barang bukti yang kita sita baik bom siap pakai maupun materi bahan peledak lainnya, dan kemudian baterai, switch dan lain-lain," kata Tito.
Tito menambahkan, penyelidikan kepolisian juga menunjukkan bahwa aksi teror baik yang terjadi di Mako Brimob, Depok, Surabaya, Sidoarjo, hingga Riau terkoneksi.
"Ini dilakukan oleh kelompok Jamaah Ansarut Daulah (JAD) yang memiliki afiliasi dengan ISIS di Suriah," kata Tito. (Kompas.com/Ihsanuddin)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Sudah Tangkap 74 Terduga Teroris, 14 Orang Tewas"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tito-karnavian_20180405_091635.jpg)