TKW Tanpa Identitas yang Telah 4 Tahun Dirawat di Rumah Sakit Jeddah Diduga Berasal dari Bandung

Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Arab Saudi, menemui kesulitan untuk mengungkap identitas seorang WNI Overstayer (WNIO) yang menderita stroke

Tayang:
Penulis: rika apriyanti | Editor: Putradi Pamungkas
Instagram @kjrijeddah
WNI yang dirawat selama 4 tahun di rumah sakit di Jeddah 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rika Apriyanti

TRIBUNSOLO.COM- Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Arab Saudi, menemui kesulitan untuk mengungkap identitas seorang WNI Overstayer (WNIO) yang menderita stroke, karena tidak mempunyai identitas sama sekali.

Namun saat pihak KJRI mendatanginya dan menanyai nya, Filipina? dia menggelengkan kepalanya.

Kemudian saat ditanya Indonesia? dia menganggukkan kepala.

9 Tahun Jalani Pernikahan dengan Mandala Shoji, Maridha Deanova Safriana Kini Makin Cantik

Lanjut, pihak KJRI kembali mencoba berkomunikasi menggunakan bahasa daerah di Indonesia namun jawaban dari wanita tersebut sulit dimenerti.

Saat ditanya Bandung? perempuan tersebut menangguk, pertanda ia berasal dari kota itu.

Jadi, untuk sementara Tim Perlindung berkesimpulan perempuan tersbeut berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Terinspirasi Pengajar Kelas Inspirasi, 10 Murid SDN Yosodipuro Solo Ingin Jadi Petugas PMK

Dilansir TribunSolo.com dari Kemlu.go.id, keberadaan perempuan di rumah sakit tersebut diketahui setelah KJRI menerima Nota Diplomatik dari Kementerian Luar Negeri Cabang Tarhil (rumah detensi imigrasi) Syumaisi No. 1685 S tertanggal 29/8/1439H.

Nota tersebut menyampaikan adanya seorang WNI undocumented yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Al Shagar.

Pihak rumah sakit menyebutkan, perempuan tidak beridentitas ini ditemukan dalam keadaan sekarat di jalan.

Ia kemudian dibawa ambulans ke Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit King Fahd dan dirawat di rumah sakit itu selama dua tahun.

Selanjutnya, dia dipindahkan ke Rumah Sakit Al Shagar.

Karena tidak diketahui identitasnya, perempuan ini akhirnya diberi nama "Aminah Shagar" merujuk ke nama rumah sakit, tempat dia dirawat selama dua tahun terakhir.

Mengenal Fitur Baru Replay di Aplikasi Chatting LINE, Perbarui Akunmu Sekarang

Tim perlindungan KJRI Jeddah mengunjungi RS Al Shagar sebanyak dua kali, yaitu tanggal 12 dan 18 Juli 2018.

Kepada Tim KJRI pejabat rumah sakit menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk jawazat (Imigrasi Arab Saudi) dan kepolisian untuk melakukan penelusuran data dan identitas Aminah.

Namun, hingga kini data diri Aminah tak kunjung terkuak meskipun telah diupayakan melalui pengambilan sidik jari.

Seiring dengan kondisi Aminah yang kian membaik, KJRI melakukan komunikasi dengan pihak Tarhil (rumah detensi imigrasi) di Shumaisi, yang intinya meminta agar Aminah dipulangkan ke Tanah Air.

Pada 19 Juli 2018, KJRI menyerahkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) atas nama Aminah Shagar kepada pihak Tarhil.

KJRI juga berencana menyiapkan pendamping bagi Aminah pada saat kepulangan nanti, atas pertimbangan bahwa dia kemungkinan besar harus menggunakan stretcher.

Pada tanggal 23 Juli, Tim Perlindungan kembali menemui pejabat Tarhil untuk melakukan pembicaraan terkait mekanisme pemulangan Aminah.

Kini Hidup Makmur Jadi Dokter, Artis Mesty Ariotedjo Umumkan Kabar Bahagia Kelahiran Anak Pertama

Pada kesempatan itu, Tim memohon kepada pihak Tarhil untuk menyediakan tiket pesawat, mengingat Aminah masih berstatus sebagai tahanan Tarhil.

 Tarhil Shumaisi menyampaikan kepada KJRI bahwa pihaknya tengah memroses administrasi Aminah dan akan menyampaikan perkembangannya ke KJRI terkait kepastian jadwal pemulangan Aminah ke Tanah Air.

Selanjut, KJRI menyampaikan permohonan kerja sama kepada Direktorat Perlindungan WNI dan BHI dan pihak-pihak terkait di Tanah Air (Kemenaker, Kemsos dan Kemkes) untuk turut membantu penanganan Aminah pada saat tiba di Indonesia, yaitu terkait perawatan lanjutan bagi Aminah penelusuran alamatnya di daerah, agar dia bisa disatukan kembali dengan keluarga di kampung halamannya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved