Jalan-jalan ke Karanganyar, Joni Kala Bocah Pemanjat Tiang Bendera Kewalahan Diajak Selfie Warga

Meski begitu, Joni terlihat bahagia dari sikapnya yang ramah pada setiap orang yang ia temui.

Penulis: Eleonora Padmasta E. W. | Editor: Aji Bramastra
Dok. Ari Nurrochman
Joni si pemanjat tiang bendera berkunjung di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar bersama kedua ornagtuanya dan Nanik Istumawati, istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Selasa (21/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun-Video.com, Eleonora Padmasta EW

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Yohanes Ande Kala Marcal alias Joni merasa kewalahan saat diminta selfie banyak orang.

Hal itu terjadi saat Joni berkunjung ke De Tjolomadoe, bangunan pabrik gula di Colomadu, Karanganyar, yang sudah direvitalisasi menjadi objek wisata, Selasa (21/8/2018).

Ia dan kedua orangtuanya, Fahik Marsal dan Lorensa Gama, diajak berwisata oleh Nanik Istumawati, istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

"Diajak main istri Panglima TNI. Tadi acaranya dadakan, jadi setelah dari bandara lalu ke De Tjolomadoe untuk berkunjung sebentar," ungkap staf Marketing Communication Ari Nurrochman melalui pesan singkat pada Tribun-Video.com, Selasa (21/8/2018).

Setelah berkali-kali diminta foto bersama, Joni merasa lelah dan segera mencari air minum.

"Sempat kewalahan tadi Joni melayani orang yang ingin foto atau selfie sama dia. Tadi cari air minum dan tempat duduk untuk bersandar," tambah Ari.

Joni si pemanjat tiang bendera berkunjung di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar bersama kedua ornagtuanya dan Nanik Istumawati, istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Selasa (21/8/2018).
Joni si pemanjat tiang bendera berkunjung di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar bersama kedua ornagtuanya dan Nanik Istumawati, istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Selasa (21/8/2018). (Dok. Ari Nurrochman)

Meski begitu, Joni terlihat bahagia dari sikapnya yang ramah pada setiap orang yang ia temui.

"Senang juga Joni bertemu orang-orang baru di sekitarnya. Bisa dilihat dari saat dia salami semua orang termasuk sekuriti yang sedang bertugas. Dia hampiri untuk diajak bersalaman," lanjut Ari.

Menurut keterangan Ari, Joni berkeliling di pabrik gula yang sudah direvitalisasi itu pada sekitar pukul 10 hingga 11 siang.

"Tadi Joni dan orangtuanya kelihatan kagum, pabrik gula di Colomadu diubah jadi museum," kata Ari.

Ari menambahkan, hal itu ditunjukkan dari rasa ingin tahu Joni yang terus diungkapkan melalui pertanyaan mengenai sejarah pabrik gula dan pembuatan gula di De Tjolomadoe.

Diketahui, Joni melakukan aksi tak terduga di tengah berlangsungnya upacara Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Lapangan Pantai Montaain, Silawan, Tasifeto Timur, Belu, NTT, Jumat (17/8/2018).

Saat itu tali pengait pada tiang bendera bermasalah.

Pasukan pengibar bendera (Paskib) pun tidak dapat mengerek bendera ke atas.

Joni, yang sedang berada di UKS, kemudian mendengar suara Wakil Bupati bertanya, "Siapa yang bisa memanjat tiang bendera?" melalui pengeras suara.

Joni pun berlari melepaskan sepatunya lalu memanjat tiang bendera untuk membantu Paskib.

Kejadian itu diabadikan dalam video dan diunggah akun Facebook Ika Silalahi hingga menyedot perhatian publik.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved