Idul Adha 2018

Hari Raya Idul Adha, Penjualan Daging Sapi di Klaten Alami Penurunan hingga 90%

Saat hari raya Idul Adha, Bandi (45) penjual daging sapi asal Sedangan, Mojayan, Klaten mengaku mengalami penurunan hingga 90%.

Tayang:
Tribun-Video.com / Fatikha Rizky Asteria N
Warga desa Jombor, Ceper, Klaten sedang memotong daging sapi kurban setelah disembelih pada Rabu (22/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun-Video.com, Fatikha Rizky Asteria N

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Tepat hari ini, Rabu (22/8/2018), umat muslim di Indonesia merayakan hari raya Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban.

Hal ini membuat penjualan daging sapi di pasar Klaten Jawa Tengah mengalami penurunan.

Seorang penjual daging sapi bernama Bandi (45) asal Sendangan, Mojayan, Klaten Tengah mengaku penjualan sampai turun 90% persen.

“Pembelian ya turun, udah banyak yang punya daging sendiri,” ujar Bandi saat ditemui di kawasan Pasar Gede Klaten, Jawa Tengah pada Rabu (22/8/2018).

Berkurban Sapi Jumbo, Penampilan Via Vallen saat Potong Daging Bersama Warga Jadi Sorotan

“Banyak turunnya, paling penjualannya Cuma 10%,” tambahnya.

Meski begitu, harga daging sapi yang ia jual tidak mengalami penurunan.

“Harga daging rata-rata sekarang Rp 120 ribu sampai Rp130 ribu pas hari biasa,” kata Bandi.

“Ini (Idul Adha) sama nggak ada penurunan. “

“Kalau harga daging sapi itu kalau naik pas hari raya Idul Fitri aja. Ini standar,” ujarnya.

Bandi sendiri sudah menjadi penjual daging sapi selama lebih dari 30 tahun.

Kini ia memiliki lima kios penjualan daging sapi yang tersebar di Klaten.

“Cabangnya banyak, ada lima. Ada yang di Prambanan, Cawas,” pungkas Bandi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved