TSTJ Solo Rancang Penjualan Karcis Masuk Secara Online

Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi pengunjung dari luar kota yang ini membeli karcis lebih awal

Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Direktur Utama TSTJ Bimo Widodo Dasir Santosa (kanan) dengan Plt Direktur Utama PT Angkasa Pura Support Trikora Harjo(kiri)usai penandatanganan nota kerja sama karcis elektronik di Balai Kota Solo, Selasa (21/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Taman Satwa taru Jurug (TSTJ) tengah merancang penjualan karcis masuk secara daring atau online. 

"Kedepan kami rancang agar tiket bisa dibeli di website atau bahkan bisa dibeli di bukalapak, tokopedia, tiket.com dan sejenisnya,” kata Direktur Utama TSTJ Bimo Widodo Dasir Santosa, Selasa (21/8/2018).

Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi pengunjung dari luar kota yang ini membeli karcis lebih awal.

“Misalnya ada rombongan dari Ngawi, mereka bisa beli dulu dan datang ke TSTJ sudah bawa tiket,” kata dia.

Idul Adha 2018, Berikut Prakiraan Cuaca di Kota Solo dan Sekitarnya

Rencana tersebut masih akan terus dimatangkan TSTJ dengan tujuan pelayanan ke masyarakat bisa optimal.

“Rancangan itu masih akan melalui kajian-kajian lagi, ditimbang lagi dari segala sisi,” jelas Bimo.

TSTJ per September 2018 ini mulai menerapkan sistem karcis masuk secara elektronik.

TSTJ menggandeng PT Angkasa Pura Support dalam hal menyediakan infrastrutur dan pengelolaan karcis elektronik.

Persis Solo Miliki Pelatih Fisik Baru

Penerapan karcis elektronik dilakukan untuk efisiensi anggaran dan meningkatkan pendapatan kebun binatang satu-satunya di Solo ini.

“Ini mengurangi biaya kertas tiket yang selama ini kami cetak, juga ada SDM yang biasanya menyobek tiket bisa kami berdayakan ke tempat lain,” kata Bimo di Balai Kota Solo, Selasa (21/8/2018).

Hal yang paling penting, kata Bimo, adalah mengurangi kemungkinan bocornya pendapatan dari karcis masuk tersebut.

“Nanti di pintu masuk kalau data yang di kode batang tiket tidak sesuai ya tidak bisa masuk, misal di karcis 20 orang, nah di rolling door itu ya terbukanya hanya 20 orang, tidak bisa lebih dari itu,” jelas Bimo.

Pemeriksaan Hewan Kurban oleh Dispertan Solo Berlanjut hingga Hari Rabu Ini

Dikatakan Bimo, anak berusahaan BUMN Angkasa Pura itu menyediakan peralatan server, komputer, scanner,dan pencetak karcis.

Kerjasama ini diharapakan segera mewujudkan Solo sebagai smart city, segala transaksi tidak menggunakan uang tunai.

“Ke depan kami mengarahnya ke transaksi non tunai, jadi semuanya bisa tercatat dan terukur,” kata dia.

 Sebelumnya TSTJ juga sudah menggandeng PT Angkasa Pura Support dalam mengelola parkir di TSTS secara elektronik. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved