Asian Games 2018
Mengenal Lebih Jauh Puspa Arumsari, Penyumbang Emas Indonesia dari Pencak Silat
Emas ke-13 Indonesia ini dipersembahkan oleh Puspa Arumsari dari cabang olahraga pencaksilat kategori tunggal putri.
Penulis: Daryono | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM - Indonesia kembali mendapat emas di ajang Asian Games 2018, Senin (27/8/2018).
Emas ke-13 Indonesia ini dipersembahkan oleh Puspa Arumsari dari cabang olahraga pencaksilat kategori tunggal putri.
Dikutip TribunSolo.com dari BolaSport.com, Puspa sukses meraih poin tertinggi yakni 467.
Torehan poin Puspa ini berada jauh di atas para atlet pencak silat lainnya.
Adapun atlet yang meraih medali perak adalah pesilat putri asal Singapura, Nurzuhaira Mohammad Yazid dengan total poin 445.
Sedangkan medali perunggu sukses diraih oleh pesilat putri asal Thailand, Cherry May Regalado dengan torehan 444 poin.
Cabor pencak silat sendiri digelar di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta.
Seusai kabar kemenangannya beredar, nama Puspa Aurmsari pun menjadi trending di twitter.
Lantas seperti apa sosok Puspa?
Dikutip TribunSolo.com dari laman resmi Asian Games 2018, AsianGames,id, Puspa belajar pencak silat sejak usai 11 tahun atau sekitar tahun 2004.
Saat itu, kakaknya lah yang mendorong ia untuk terjun ke olahraga.
"Saya tertarik dan saya juga bisa mendapat banyak teman baik," kata dia.
Menguip dari Tribunwow.com, lulusan Politeknik Negeri Jakarta ini telah meraih begitu banyak prestasi di bidang pencak silat.
Di antaranya, Juara 1 Pra Kualifikasi PON di Gorontalo, juara 2 Pencak Silat World Championship di Thailand, juara 1 Asean University Games, Indonesia di Palembang, juara 2 Malaysia Open di Ipoh Malaysia, juara 2 Asean University Games di Laos dan masih banyak lagi.
Pada UNJ Open 2007, Dara mulai turun untuk pertama kalinya sebagai atlet di dua kelas yakni tunggal putri (seni) dan tarung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/puspa-arumsari_20180827_113032.jpg)