Kontroversi Aksi 9 September di Solo
Forum Masyarakat Cinta Surakarta Pertanyakan Izin Jalan Sehat yang Bakal Dihadiri Neno Warisman dkk
Hal tersebut diungkapkan Koordinator Forum Masyarakat Cinta Surakarta, Tego Widarti Senin, (27/8/2018) malam
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Elemen masyarakat di Solo yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Cinta Surakarta mempertanyakan izin kegiatan jalan sehat yang akan dilakukan pada pada 9 September 2018 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Koordinator Forum Masyarakat Cinta Surakarta, Tego Widarti Senin, (27/8/2018) malam
"Apakah kegiatan itu ada izinnya, kami juga belum tahu," katanya.
"Tapi dengan adanya muatan politis di situ, kami menyangsikan jalan sehat (itu) mendapat izin," katanya.
• Bakal Dihadiri Neno Warisman, Jalan Sehat di Solo Ditolak Elemen Ini karena Dianggap Berbau Politis
Pihaknya juga mengaku akan berkoordinasi dengan Polresta Solo terkait izin penyelenggaraan jalan sehat itu.
Apabila jalan sehat tetap diselenggarakan, dan tuntutan tetap disuarakan, forum tersebut akan menerjunkan sejumlah relawan untuk menghadang kegiatan tersebut.
Penolakan tersebut dilakukan dengan pengumpulan tanda tangan oleh perwakilan dari masyarakat Solo.
Hal tersebut dikarenakan jalan sehat dianggap berbau politis karena pamflet jalan sehat mengandung tuntutan terhadap pemerintah.
Tiga tuntutan tersebut yakni turunkan harga sembako, tarif listrik dan harga bbm,
Tuntutan tersebut dianggap mencederai semangat jalan sehat.
Padahal, dalam pamflet itu tertulis jalan sehat diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas).
• Diduga sebagai Lokasi Prostitusi, Sebuah Warung Kopi di Tangerang Digerebek Polisi
Dalam pamflet yang telah tersebar di Solo tersebut menyebutkan.
Terdapat sejumlah tokoh nasional hadir di jalan sehat tersebut yakni Neno Warisman, Ahmad Dhani, Ustaz Tengku Zulkarnaen dan lain-lain.
Pihaknya tak ingin ada sekelompok masyarakat apalagi tokoh-tokoh yang bukan dari kota Solo ingin mengompori masyarakat Solo.
Apalagi dengan aksi-aksi yang membuat Kota Bengawan tak kondusif.
Dalam penolakan tersebut terdapat 158 anggota forum yang membubuhkan tanda tangan di spanduk besar.
Rencananya spanduk dan tuntutan tersebut akan diberikan ke Mapolresta Solo.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-pernyataan-sikap-penolakan-jalan-sehat-di_20180828_082717.jpg)