Breaking News:

Sambut Pilpres 2019

Ada Telegram Rahasia Polri tentang Tagar Politik, Begini Respons Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf

Gerakan tagar yang disebut dalam telegram tersebut, yakni #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi, #Jokowi2Periode dan #2019PrabowoPresiden.

Editor: Junianto Setyadi
Tribun Medan
Kolase Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, meminta agar polisi adil dalam menyikapi kegiatan gerakan tagar (tanda pagar) politik di sejumlah daerah.

Hal itu disampaikan Arsul menanggapi telegram rahasia Polri yang meminta jajarannya di daerah mengantisipasi keamanan terkait kemunculan tagar politik.

Gerakan tagar yang disebut dalam telegram tersebut, yakni #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi, #Jokowi2Periode dan #2019PrabowoPresiden.

"Bagi saya kalau selama Polri bersikap adil (tak masalah)," kata Arsul di Media Center Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Menteng, Jakarta, Senin (3/9/2018) malam.

Polisi Masih Pertimbangkan Izin Jalan Sehat di Solo yang Rencananya Dihadiri Aktivis Ganti Presiden

"Artinya, sikap dan kebijakannya diterapkan kepada kedua belah pihak, tidak hanya satu pihak," ujarnya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Ia mengatakan, dalam menyikapi kegiatan tagar politik, polisi berwenang untuk bekerja mengacu pada Undang-undang No. 9 Tahun 1998 Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Mengacu pada undang-undang tersebut, Arsul mengatakan, polisi berhak membubarkan kegiatan yang bepotensi menimbulkan konflik horisontal.

"Nah, sekarang polisi ingin preventifnya," ucap Arsul.

Din Syamsuddin Sebut Gerakan 2019 Ganti Presiden Dijamin Undang-Undang

"Sepanjang prefentifnya itu dilakukan dengan cara yang adil, menurut saya, masih bisa kita pahami," kata dia. 

Saat ditanya seberapa besar potensi konflik yang terjadi dari masing-masing tagar, Arsul mengatakan, hal itu bergantung konteks daerah masing-masing.

"Ada daerah yang memang tidak ada penolakan misalnya terhadap satu tagar," ujarnya.

Cara Hotman Paris Sindir Mereka yang Ngotot Ingin Ganti Presiden

"Tetapi kemudian ternyata ada perlawanan dari masyarakat yang lain."

"Ya itu memang kewenangannya polisi juga untuk mengambil sikap sepanjang, sekali lagi, adil," kata dia. (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Minta Polisi Adil Sikapi Gerakan Tagar Politik

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved