Fadli Zon Sebut DPT sebagai Pintu Masuk Kecurangan dalam Pemilu
Perbaikan DPT menurutnya sangat penting karena merupakan hal mendasar dalam pemilu.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon setuju dengan perpanjangan masa perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga 60 hari ke depan.
Perbaikan DPT menurutnya sangat penting karena merupakan hal mendasar dalam pemilu.
"Saya kira memang harus diperpanjang karena masalah DPT masalah krusial pada pemilu mendatang," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (17/9/2018).
Menurut Fadli, DPT merupakan pintu masuk kecurangan.
• Usai Dapat Markobar dari Gibran, Komika Ini Kode Ingin Sang Pisang, tapi Begini Balasan Kaesang
Dengan DPT yang akurat maka semua masyarakat akan tersalurkan hak politiknya.
"Sekarang disinyalir masih ada 8 juta (DPT) yang bermasalah, ada 1 juta 250 ribu kalau tidak salah itu sudah mutlak pemilih ganda. Kemudian ada lagi sekian juta masalah-masalah lain oleh tim IT kami, ini harus diselesaikan. Saya kira KPU dan Bawaslu juga mengakui masih ada masalah itu," katanya.
Fadli mengatakan KPU harus terbuka dalam membenahi masalah DPT. Harus ada akuntabilitas dalam penyisiran pemilih ganda dalam DPT.
"Langkah ini sudah tepat dan harus ada jelas misalnya kalau dihapus, bukti penghapusannya seperti apa. Karena kita melihat masih tidak jelas di dalam itu," katanya.
• Beredar Dokumen Rincian Formasi CPNS 2018 Pemprov Jateng, Ini Kata BKD Jateng
Sebelumnya KPU merevisi jumlah pemilih dalam DPT 2019.
Jumlah pemilih dalam DPT hasil perbaikan mencapai 187.109.973 dari sebelumnya 187.781.884. Jumlah tersebut mengalami perubahan sebanyak 671.991.
KPU dan Bawaslu akan kembali menyisir daftar pemilih hingga 60 hari kedepan sehingga tidak ada daftar pemilih ganda. (Taufik Ismail)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fadli Zon: DPT Pintu Masuk Kecurangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/fadli-zon_20180908_211228.jpg)