Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala

Kronologi Pemulangan Enam Warga Karanganyar yang Menjadi Korban Gempa dan Tsunami di Palu

Enam warga asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, telah pulang dengan selamat dari Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/10/2018).

Relawan Karangpandan
Relawan Karangpandan bersama enam warga Karanganyar yang tiba di Karanganyar dari Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Enam warga asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, telah pulang dengan selamat dari Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/10/2018).

Keenam orang ini adalah adalah bagian dari 12 pekerja bangunan asal Karanganyar yang mencari nafkah di Palu.

Sebelum gempa dan tsunami, mereka menggarap proyek perumahan di Palu sejak awal September 2018 lalu.

Masak Air lalu Ditinggal, Nenek 90 Tahun di Karangasem tak Menyangka saat Seisi Rumahnya Terbakar

Namun, kondisi kota Palu yang belum kondusif memaksa mereka untuk kembali ke Karanganyar.

Enam pekerja sudah lebih dahulu tiba di Karanganyar pada Jumat (5/10/2018).

Meski begitu, proses pemulangan keenam orang terakhir ini tidaklah mudah di tengah keterbatasan biaya.

Enam Warga Karanganyar Korban Gempa dan Tsunami di Palu Sudah Tiba di Rumah Masing-masing

Relawan Karangpandan adalah salah satu pihak yang turut aktif memantau keberadaan para korban selama di Palu.

Anggota Relawan Karangpandan, Ade Irawan menjelaskan, relawan pada mulanya menghubungi para korban melalui pesan WhatsApp.

Komunikasi berlangsung pada Jumat (5/10/2018), sore pukul 17.30 WITA. 

“Tanggal 5 Oktober 2018, mereka berhasil dihubungi anggota Relawan Karangpandan yang berada di Palu.”

“Mereka kemudian diarahkan untuk menemui SAR HNC dan Relawan Karangpandan yang berada di bandara SIS Al Jufrie Palu sesudah Salat Subuh pada Minggu, 7 Oktober 2018,” kata Ade kepada TribunSolo.com melalui pesan WhatsApp, Senin (8/10/2018).

Menurut Ade, Relawan Karangpandan dan SAR HNC saat itu berusaha mencarikan penerbangan ke para korban.

“Tim mencarikan antrian pukul 08.00 WITA dan berhasil mendapatkan tumpangan naik pesawat Hercules menuju bandara Hassanudin,” terang Ade.  

Bupati Karanganyar Juliyatmono Akan Ikuti Pengajian Para Kiai dan Banser di Mojogedang

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved