Breaking News:

Komentar Kemenhub Usai Dua Pegawainya Jadi Tersangka Peluru Nyasar di DPR RI

Polisi telah menetapkan I (32) dan R (34) sebagai tersangka kasus peluru nyasar, di Gedung DPR RI.

Editor: Putradi Pamungkas
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Suasana ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya, ruang 1008, lantai 10, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Polisi telah menetapkan I (32) dan R (34) sebagai tersangka kasus peluru nyasar, di Gedung DPR RI.

Keduanya merupakan pegawai di Kementerian Perhubungan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ihwan mengatakan, pihaknya menyesali perbuatan kedua pegawainya tersebut.

"Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. kami akan mengikuti dan menghormati proses hukum,” ujar Baitul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/10/2018).

Baitul mengakui keduanya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub.

Hujan Deras Sepanjang Hari, 22 Desa di Aceh Utara Terendam Air

Saat ini kedua ASN masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. 

Terkait dengan pemberian sanksi, Baitul mengatakan bahwa sanksi akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika memang yang bersangkutan terbukti bersalah secara hukum.

"Setiap adanya pelanggaran yang dilakukan oleh ASN Kemenhub, sanksi pasti diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku"

"Saat ini kami masih menunggu proses hukum yang tengah berlangsung"

"Kami selalu mengingatkan kepada seluruh ASN Kementerian Perhubungan untuk tetap menjaga nama baik Instansi dengan menjunjung sikap dan etika yang baik ketika sedang bertugas maupun tidak,” kata Baitul. (Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Pegawainya Jadi Tersangka Peluru Nyasar di DPR, Ini Kata Kemenhub"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved