Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2019

Pidato Prabowo Subianto saat Kunjungi Boyolali, Singgung soal 'Tampang Orang Boyolali'

Prabowo Subianto berpidato di depan masyarakat Boyolali dan menyebut tampang Boyolali diusir dari hotel mewah.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tribun Bali/Miftachul Huda
Prabowo Subianto 

TRIBUNSOLO.COM - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengunjungi Boyolali, Jawa Tengah.

Pantauan TribunJateng.com, melalui video di akun YouTube TAUFIK IRVANI yang diunggah pada Kamis (1/11/2018), Prabowo Subianto berpidato di depan masyarakat Boyolali dan menyebut tampang Boyolali diusir dari hotel mewah.

Tampang Boyolali adalah wajah Boyolali atau orang-orang dengan gaya khas Boyolali.

Begini Pidato Prabowo selengkapnya:

"Seorang presiden RI, sayap-sayap, sebagai contoh para purniawan perjuang Indonesia Raya, singa-singa tua yang turun dari gunung untuk membela negara dan bangsa kita walalupun mereka giginya sudah ompong.

Giginya ompong semangatnya masih menyala-nyala.

tapi terutama yang saya rasakan dukungan dari emak-emak yang miltan.

Saudara-saudara ini yang merasakan, karena keadilan dan kemakmuran adalah tuijuan kita merdeka.

Keadilan dan kemakmuran tujuan mendirikan banga Indonesia.

Keadilan dan kemakmuran adalah tujan kita merdeka.

Jokowi Kenakan Kaus Tagar #01, Ternyata Hasil Desain Sendiri

Keadilan dan kemakmuran adalah mendirikan bangsa Indonesia.

Saya tanya ke saudara-saudara, apakah saudra-saudara sudah merasakan keadilan dan kemakmuran atau belum?

saudara-saudara saya hari ini didampingi oleh ketua umum partai Amanat Nasional, Pak Zulkifli Hasan tapi kebetulan beliau juga sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan RI (MPR RI) pemegang perwakilan perwakilan rakyat yang tertinggi di Republik Indonesia.

Saya kenal Pak Bibit Waluyo sudah lama, sebenarnya beliau adalah senior saya, Beliau yang dulu mlonco saya yang mengembleng saya, karena dulu saya taruna yang nakal, kalau nggak nakal, saya nggak jadi jenderal.

Dulu kita tentara bukan di belakang meja, bukan tentara di kota, kita tentara di lapangan.

Seharusnya kami pensiun, seharusnya kita istirahat tapi kami melihat bahwa negara dan bangsa masih dalam keadaan tidak baik, saya memberi usia saya untuk bangsa ini, saya memberi jiwa dan raga saya untuk bangsa ini.

Tapi begitu saya lihat Jakarta, saya melihat hotel-hotel mewah.

Gedung-gedung menjulang tinggi.

Sebut aja hotel paling mahal di dunia, ada di Jakarta.

Ada Ritch Calton, ada wardlof astoria, ngomong aja kalian nggak bisa sebut.

Dan macem-macem itu semua.

dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul?

(betul, sahut hadirin yang ada di acara itu).

Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini.

Saya sebagai prajurit, kok negara saya bukan untuk rakyat saya, untuk apa saya berjuang, apakah saya berjuang agar negara saya milik orang asing, saya tidak rela, saya tidak rela,

Karena itu saya melihat rakyat saya masih banyak yang tidak mendapat keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan, buka itu cita-cita Bung Karno," ujar Prabowo disambut tepuk tangan warga Boyolali.

(Tribun Jateng/Wahyu Ardianti Woro Seto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Pidato Prabowo di Boyolali: Seharusnya Kami Pensiun"

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved