Peringati Hari Wayang Dunia, Ini Rangkaian Acara ISI Solo hingga Jumat Mendatang

Acara telah dimulai dengan lomba-lomba pada Minggu (4/11/2018) hingga Jumat (9/11/2018) nanti menampilkan pementasan aneka jenis wayang.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Pementasan wayang dalam pembukaan Hari Wayang Dunia IV 2018 di Pendapi Ageng ISI Surakarta, Selasa (6/11/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan serangkaian acara untuk memperingati Hari Wayang Dunia (HWD) 2018.

Acara telah dimulai dengan lomba-lomba pada Minggu (4/11/2018) hingga Jumat (9/11/2018) nanti menampilkan pementasan aneka jenis wayang.

Pembukaan pun digelar di Pendapi Ageng GPH Joyokusumo kampus setempat pada Selasa (6/11/2018) malam.

Dihadiri oleh Direktur Kesenian, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Dr. Restu Gunawan, mewakili Mendikbud.

Lewat Lomba Seni Piala Wali Kota Solo 2018, Peserta Diharapkan Bisa Tingkatkan Kompetensi

Lalu Forum Pimpinan Daerah Solo Raya, pejabat Kemdikbud, pejabat Kemenristekdikti, Ketua Umum Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Pusat dan pengurus Ketua Umum Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (SENA WANGI) beserta jajarannya.

Ada juga para para empu, budayawan, seniman, dan lainnya.

Rektor ISI Surakarta, Dr. Drs. Guntur, M.Hum, dalam sambutannya mengatakan, Sepasaini merupakan tahun keempat ISI Surakarta memperingati HWD sejak wayang ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003 sebagai warisan budaya tak benda.

"Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan Hari Wayang tahun ini dimulai pada tanggal 6 November malam, yang dalam istilah Jawa disebut dengan “malem midodareni,” jelasnya.

Institut Teknologi Bandung Bakal Kirim Satu Ton Rendang untuk Korban Gempa Palu

Lanjutnya, bagi orang Jawa dipercaya sebagai malam yang sakral, yakni peristiwa penting untuk memohon anugerah kepada Tuhan Penguasa Alam Semesta, agar hajatan besar yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan selamat.

Pada kesempatan itu, Guntur menyebutkan tema yang diusung dalam peringatan HWD keempat 2018 yakni "Gebyar Wayang Jagat Mendalang: Strategi Pemajuan Kebudayaan".

Melalui tema ini, ISI ingin mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk dapat mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Adapun pembukaan HWD berlangsung meriah.

Pasar Legi Solo Terbakar, Kios TPID Surakarta Dipusatkan di Pasar Gede dan Pasar Nusukan

Acara diawali dengan Ruwatan Sukerta oleh dalang Ki Manteb Sudarsono, upacara pembukaan, sampai penampilan pertunjukkan wayang beber pacitan dan wayang kulit.

Pertunjukkan tersebut akan berlangsung hingga Jumat mendatang dengan lakon yang berbeda setiap harinya dan kolaborasi siswa dan dalang-dalang ternama.

Selain di Pendapi Ageng, pertunjukkan wayang juga digelar di Teater Besar ISI Surakarta. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved