Pasar Legi Solo Terbakar
Pasar Darurat Pedagang Pasar Legi Solo Bakal Beroperasi Dua Pekan Lagi
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Subagiyo, mengatakan seusai pasar darurat rampung, akan dilakukan pembagian kepada pedagang yang memiliki SHP
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus berfokus terhadap pembangunan Pasar Darurat Pasar Legi Solo yang terbakar Senin tempo lalu.
"Rencana proses pembangunan pasar darurat yang saat ini sudah berjalan, dua pekan lagi rampung," ujar Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada TribunSolo.com, saat ditemui di Pasar Legi Solo, Minggu (11/11/2018).
Rudy juga mengungkapkan, fokus pembangunan pasar darurat juga untuk segera memulihkan ekosistem perekonomian di Pasar Legi Solo.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Subagiyo, mengatakan seusai pasar darurat rampung, akan dilakukan pembagian kepada pedagang yang memiliki Surat Hak Penempatan (SHP).
"Dan memang proses pembangunan pasar darurat jelas membutuhkan waktu tidak sebentar," tuturnya.
Sementara pasar darurat bagi pedagang los bakal ditempatkan terutama di terminal parkir Pasar Legi sisi utara.
"Sedangkan bagi para pedagang oprokan, Disdag sudah menyiapkan tenda untuk mereka," tuturnya.
Sementara, pada Minggu (11/11/2018), tampak kerja bakti bersama di Pasar Legi Solo, dipimpin langsung oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.
Kerja bakti ini diikuti oleh banyak elemen yakni ASN, TNI, Polri, Ormas, masyarakat tiap Kelurahan, Sibat, relawan PMI, Sosialita Kadin, Rotary, Gapensi, TPID, serta masih banyak lagi.
Kerja bakti dilakukan start pukul 07.30 WIB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pasar-legi-solo_20181108_113707.jpg)