Breaking News

Bentrok Antar-Warga di Tolikara Papua, 3 Orang Tewas dan 6 Orang Luka Kena Panah

Data yang dihimpun dari Humas Polda Papua menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/11/2018)malam sekitar pukul 21.15 WIT.

Editor: Junianto Setyadi
KOMPAS.COM/PAPUA
Aparat kepolisian, Sabtu (17/11/2018), memberikan imbauan kepada masyarakat agar pertikaian tak kembali terjadi. 

TRIBUNSOLO.COM, JAYAPURA  - Konflik antarwarga terjadi Kabupaten Tolikara, Papua, Kamis (15/11/2018).

Informasi yang dikumpulkan hingga Sabtu (17/11/2018),  tiga orang menunggu dunia dan enam orang luka-luka.

Menurut Kompas.com yang dikutip TribunSolo.com, korban meninggal dunia adalah Pilenus Wanimbo, Atinus Jikw, dan Batu Karoba.

Sedangkan korban luka-luka yaitu Miler Payokwa yang dada kirinya terkena panah.

Lalu Karinus Payoka terkena panah di kaki. dan Herman Pasang mengalami luka di punggung belakang akibat terkena panah.

Korban luka lainnya adalah Windua Jikwa, terkena panah di tangan kiri.

Kemudian, Baiten Payokwa terkena panah di kaki kanan, dan Peumbuluk Jikwa terkena panah di dada tengah.

Data yang dihimpun dari Humas Polda Papua menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.15 WIT.

Awalnya, masyarakat di Desa Dogobak, Distrik Kelila, Kabupaten Mambramo Tengah, ingin memasuki Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara.

Setibanya di Pos GIS di Perbatasan Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah dan Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, masyarakat dari Desa Dogobak, Distrik Kelila, diperiksa oleh anggota GIS.

Dalam pemeriksaan itu terjadi perselisihan sehingga anggota GIS memukul warga Desa Dogobak Distrik Kelila.

Sebagai informasi, GIS dibentuk oleh Bupati Mamberamo Tengah, Ham Pagawak, selaku ketua panitia.

Kemudian keesokan harinya, tepatnya pukul 05.00 WIT, masyarakat Desa Dogobak, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, yang tidak terima dengan pemukulan oleh anggota GIS, melakukan aksi balasan.

Mereka menyerang pos anggota GIS di Perbatasan Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah dan Bokondini, Kabupaten Tolikara.

Akibatnya, 3 korban meninggal dunia dan 6 orang luka-luka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved