Mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, Tak Mampu Berjalan dan Dirawat di Singapura

Mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, sudah tidak mampu berjalan dan telah dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura sejak dua bulan lalu.

Editor: Junianto Setyadi
Telegraph
Mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, saat masih sehat. 

TRIBUNSOLO.COM, HARARE  - Kondisi kesehatan mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, dikabarkan semakin memburuk.

Kabar terakhir menyebutkan, Mugabe sudah tidak mampu berjalan dan telah dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura sejak dua bulan lalu.

Diberitakan The Associated Press, seperti dilansir SCMP, kabar tersebut disampaikan oleh penerusnya, Presiden Emmerson Mnangagwa, di hadapan para pendukung partai yang berkuasa, ZANU-PF.

"Dia kini tidak bisa lagi berjalan sendiri tetapi kami akan terus merawatnya," kata Mnangagwa yang menggantikan posisi Mugabe yang mengundurkan diri tahun lalu, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Berkuasa Sejak 1980, Robert Mugabe Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden Zimbabwe

Dalam pidatonya yang disampaikan pada Sabtu (24/11/2018), Mnangagwa juga mengatakan bahwa sebelumnya Mugabe sempat dijadwalkan kembali ke Zimbabwe pada 15 Oktober lalu.

Rencana itu batal karena Mugabe merasa tidak sehat.

Mnangagwa tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai kondisi mantan mentornya itu.

Namun dikatakannya, bahwa Mugabe kemungkinan akan kembali pulang pada akhir November ini.

Wapres Zimbabwe yang Akan Diangkat Jadi Presiden Gantikan Mugabe Ini Senang Memakai Batik

Mugabe yang kini berusia 94 tahun telah berkuasa sebagai presiden Zimbabwe selama 37 tahun sebelum akhirnya dipaksa mundur oleh gerakan yang dipimpin militer.

Selama di bawah kepemimpinannya, Zimbabwe telah jatuh ke dalam penindasan dan keruntuhan ekonomi.

Mugabe terakhir kali terlihat di hadapan publik saat memberikan suaranya dalam pemilihan umum yang digelar pada akhir Juli lalu.

Malam sebelumnya, Mugabe juga tampil memberikan pernyataan dalam konferensi pers yang diadakan di kediamannya di Harare.

Astaga, Pria di Zimbabwe Ini Tega Bunuh Sepupunya Hanya Karena Seekor Ayam

Saat itu kondisi Mugabe sudah tampak lemah dengan hanya duduk di belakang meja.

Mugabe yang awalnya menegaskan tidak akan memberi dukungan kepada Mnangagwa dan bekas partainya ZANU-PF dalam pemilu, September lalu menyatakan telah menerima hasil pemilihan yang dimenangkan Mnangagwa.

Belakangan, muncul tanda-tanda bahwa Mnangagwa dan mantan presiden Mugabe akan kembali berdamai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved