Warga Gelar Grebeg Lawu di Tawangmangu Karanganyar Selama Seminggu
Grebeg Lawu di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jateng, ini akan berlangsung selama seminggu sampai 1 Desember 2018 mendatang.
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Junianto Setyadi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Masyarakat Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, menggelar Grebeg Lawu di Pasar Wisata Tawangmangu, Minggu (25/11/2018).
Adapun Grebeg Lawu akan berlangsung selama seminggu sampai 1 Desember 2018 mendatang.
Masyarakat akan dihibur tari-tarian, ketropak, musik keroncong, reog dan atraksi seni lainnya.
Rangkaian grebek Lawu diawali dengan arak-arakan sesaji oleh warga.
• Warga Desa Ngargoyoso Karanganyar Protes Keberadaan Pipa Air PDAM Tirta Lawu
Para pedagang Pasar Wisata Tawangmangu turut menyumbangkan dagangannya sebagai sedekah.
Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono terlihat menunggangi kuda menyapa warga yang berkumpul di Pasar Wisata Tawangmangu.
“Seminggu ke depan bakal ada gelar budaya," ujarnya.
"Mari diviralkan sembari menjaga kelestarian alam dan menjaga kebudayaan sebagai alat pemersatu masyarakat,” kata Juliyatmono dalam sambutannya.
• Diduga karena Kurangnya Hewan Buruan, Seekor Macan Turun Gunung dan Serang Ternak Warga Tawangmangu
Grebeg Lawu ini merupakan bagian rangkaian Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan akan berakhir pada Sabtu (1/12/2018).
Sebagai penutup nanti, para seniman dari 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar akan membuat parade campur sari selama semalaman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/grebeg-lawu-di-tawangmangu.jpg)