Wali Kota Solo Resmikan Pasar Legi Solo Darurat untuk Pedagang Pasar Legi Korban Kebakaran

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, meresmikan operasional Pasar Legi darurat, Jumat (7/12/2018) pagi.

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat menyerahkan surat penempatan kepada perwakilan pedagang Pasar Legi untuk menempati Pasar Legi darurat, Jumat (7/12/2018) 

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik di salah satu kios di lantai dua pasar tersebut.

Ratusan kios habis dilalap si jago merah yang mengamuk lebih dari 10 jam tersebut.

Per Zonasi

Sebelumnya, pihak Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo telah menempatkan pedagang Pasar Legi di pasar darurat per zonasi.

“Penempatan di pasar darurat sudah kami bagi per zonasi,” kata Kepala Disdag Solo, Subagiyo, Jumat (30/11/2018).

"Yang kelontong sudah sama kelontong, sayur dengan sayur, dan ikan atau daging dengan sejenisnya," kata dia.

“Sejak pembagian awal pekan lalu, sudah kami bagi per zonasi."

"Dan para pedagang juga menyambut baik, tidak ada protes dan sebagainya,” imbuhnya.

“Sekarang ini masih ada listrik yang perlu dipasang, penyelesaian saluran air dan beberapa hal lain, rencananya tanggal 7 Desember mulai ditempati,” kata Subagiyo.

Disdag juga sudah membagi tempat bagi pedagang Pasar Legi di pasar darurat.

Pembagian dilakukan mulai Selasa (27/11/2018) siang.

Subagiyo mengatakan jumlah kios darurat sebanyak 130 kios.

Kemudian 700-an tempat di hanggar untuk pedagang los dan 700-an tempat untuk pedagang pelataran.

Dari data Disdag Solo, jumlah pedagang Pasar Legi terdampak kebakaran adalah 1.538 pedagang, dari total 1.932 pedagang, serta sejumlah 750 pedagang dipelataran.

"Dan kami masih akan optimalkan tempat-tempat yang masih kosong untuk bisa ditempati," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved