Tahun 2025, Karyawan BPR Akan Didominasi Generasi Milenial

"Tahun 2025 diprediksi 75 persen pekerja di Indonesia, tidak terkecuali di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah generasi milenial," kata Suharno.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Dosen prodi akuntansi di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Suharno, saat memberikan penjelasan kepada peserta workshop, Salatiga, Minggu (9/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SALATIGA - Generasi Y atau populer disebut generasi melenial mulai menggantikan peran generasi X.

Tidak hanya sebagai pekerja, namun juga menduduki jabatan-jabatan strategis di perusahaan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Amalia Consulting, Suharno, saat tampil sebagai narasumber Workshop Kepemimpinan Efektif Berbasis Coaching, yang diikuti para pejabat eksekutif PT BPR Artha Huda Abadi, di Laras Asri Resort, Salatiga, Sabtu, (8/12/2018) siang.

"Tahun 2025 diprediksi 75 persen pekerja di Indonesia, tidak terkecuali di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah generasi milenial," katanya di keterangan tertulis yang diterima oleh Tribunsolo.com Minggu (9/12/2018) siang.

"Tentunya ini akan membawa perubahan mendasar dalam pola kepemimpinan dan layanan pada nasabah," ujarnya.

Dosen prodi akuntansi di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Suharno berharap agar BPR mensikapi dan menyiapkan proses transformasi sejak dini.

Bila tidak disiapkan akan menimbulkan kegoncangan, yang mengganggu keberlangsungan suatu perusahaan.

Generasi X dalam pola kepemimpinan condong formalistik.

"Sementara generasi milenial condong informal, santai, sulit diatur, namun kreatif, bahkann berani membantah," katanya.

"Sehingga dalam pandangan generasi X dianggap tidak tahu sopan santun," katanya.

Menghadapi kondisi yang demikian pola kepemimpinan tidak bisa otoriter dan formalistik.

Namun, harus menggunakan pola kepemimpinan situasional.

"Salah satu pendekatan yang banyak digunakan di perusahaan besar di dunia adalah coaching " ujarnya.

Penggunaan coaching dianggap sangat tepat bagi kalangan melenial.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved