Hari Ini, Rektor UNS Solo Kukuhkan Dua Guru Besar di Bidang Kedokteran
Dua guru besar UNS Solo, Prof Dr Endang Sutisna Sulaeman, dr MKes dan Prof Dr Sri Sulistyowati, dr SpOG(K), dikukuhkan oleh Rektor UNS, Ravik Karsidi.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Ravik Karsidi, mengukuhkan dua guru besar dari Fakultas Kedokteran dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar di Auditorium UNS, Selasa (11/12/2018).
Dua guru besar tersebut adalah Prof Dr Endang Sutisna Sulaeman, dr MKes yang dikukuhkan menjadi guru besar Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Dan Prof Dr Sri Sulistyowati, dr SpOG(K) yang dikukuhkan menjadi guru besar bidang Obstetri dan Ginekologi.
Prof Dr Endang Sutisna Sulaeman, dr MKes merupakan Guru Besar UNS ke-195 dan di FK ke-39.
Sedangkan Prof Dr Sri Sulistyowati, dr SpOG(K) merupakan Guru Besar UNS ke-196 dan di FK ke-40.
"UNS berharap dua guru besar ini bisa mengamalkan ilmunya ke masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan bidang keilmuan yang digeluti," kata Rektor UNS Solo, Ravik Karsidi saat pengukuhan.
Prof Dr Endang Sutisna Sulaeman, dr MKes menyampaikan pidato pengukuhan dengan judul Membumikan Keadilan, Pemberdayaan, dan Promosi Kesehatan.
Sedangkan, Prof Dr Sri Sulistyowati, dr.SpOG(K) menyampaikan pidato dengan judul Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Yang Disebabkan Preeklampsia Dengan Model Disfungsi Endothel.
Sulistyowati menyampaikan preeklampsia secara klinis dapat ditandai dengan adanya hipertensi (tekanan darah Sistole ≥140 mmHg atau tekanan darah Diastole ≥ 90 mmHg) dan proteinuria (≥ 300 mg/24 jam) setelah usia kehamilan 20 minggu.
Preeklampsia masih menjadi penyumbang utama kesakitan dan kematian pada ibu maupun janin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/rektor-uns-solo-ravik-karsidi-saat-pengukuhan-guru-besar.jpg)