Kasus Hak Milik Tanah Kentingan Baru
Ekskavator Ratakan Rumah Mereka di Kentingan Baru Solo, Warga Menangis Minta Eksekusi Dihentikan
Tangis histeris penghuni Kentingan Baru warnai proses eksekusi di Kentingan Baru, Rabu (19/12/2018). Mereka berteriak karena belum menerima ganti rugi
Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tangis histeris penghuni Kentingan Baru mewarnai proses eksekusi di Kentingan Baru, Rabu (19/12/2018).
Beberapa penghuni menangis histeris ketika menyaksikan rumah mereka dirobohkan.
Mereka berteriak agar eksekusi dihentikan karena penghuni mengklaim sebagian besar dari mereka belum menerima ganti rugi.
Dua ekskavator mulai merobohkan bangunan di Kentingan Baru dalam eksekusi lanjutan, Rabu (19/12/2018) pagi.
• Kuasa Hukum Pemilik Lahan Kentingan Baru Solo Sebut Tak Ada Dialog Hari Ini, Penghuni Diimbau Pindah
Eksekusi diwarnai penolakan dari penghuni dengan membuat barikade manusia.
Namun barikade tersebut kemudian dibubarkan oleh aparat yang bertugas.
Dua ekskavator yang sudah disiapkan kemudian mulai merobohkan bangunan di kawasan tersebut.
Sebelumnya ratusan pekerja dari pemilik lahan juga sudah memindahkan barang-barang dari penghuni keluar rumah.
• Barikade Warga Dibubarkan Aparat, Dua Ekskavator Mulai Ratakan Bangunan di Kentingan Baru Solo
Sebelumnya pengosongan bangunan sudah dilakukan oleh pemilik lahan, Kamis (6/12/2018) lalu.
Eksekusi pertama merobohkan setidaknya lima bangunan di sisi selatan.
Total luas lahan di Kentingan Baru, Jebres tersebut sebesar 15 ribu meter persegi.
Sedangkan warga yang menempati dari penghuni lama sebanyak 58 orang sedangkan penghuni baru 118 orang.
• BREAKING NEWS: Tolak Eksekusi, Penghuni Kentingan Baru Solo Bikin Barikade Hadang Ekskavator
Ada setidaknya 78 KK yang masih menolak pengosongan lahan.
Kuasa hukum pemilik lahan Kentingan Baru, Haryo Anindhito Setyo Mukti sebelum eksekusi dimulai menyatakan pihaknya tidak membuka dialog pada eksekusi lanjutan hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/warga-kentingan-baru-menangis-2.jpg)