Menpora Ingin SKODI di Solo Jadi Kawah Candradimuka Atlet Masa Depan
Imam Nahrawi berharap Sekolah Khusus Olahraga Difabel Indonesia (SKODI) di Kota Solo jadi Kawah Candradimuka bagi para atlet masa depan
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap Sekolah Khusus Olahraga Difabel Indonesia (SKODI) di Kota Solo jadi Kawah Candradimuka bagi para atlet masa depan.
"Ini harus jadi Kawah Candradimuka bagi atlet Indonesia di masa depan, kalian semua harus jadi penerus atlet APG kemarin yang bisa menorehkan prestasi luar biasa," kata Imam dihadapan murid SKODI di Solo, Kamis (20/12/2018).
"Semua harus dapat hak yang sama, soal pendidikan, soal prestasi, nah SKODI ini harus bisa memadukan pendidikan dan prestasi di olahraga," imbuh Menpora.
Sekolah yang baru ada satu-satunya di Indonesia ini akan mendidik 22 atlet pilihan dari berbagai provinsi di Indonesia.
• Venna Melinda Ungkap Kesan Bisa Syuting Bareng Aisyah Aqilah, Natasha Wilona Dapat Kode
"Sekolah ini jadi momentum, bahwa tidak ada tempat bagi mereka yang membedakan - bedakan, bahwa semua bisa berprestasi di bidangnya masing-masing," kata Imam saat peresmian.
Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun menambahkan ada empat cabang olahraga (cabor) yang ada di SKO Solo.
Yakni bulu tangkis, atletik, renang, dan tenis meja.
"Sekolah tersebut kami harapkan bisa jadi pusat pengkaderan dan regenerasi atlet difabel," inbuh Senny.
• Ketua DPRD Surabaya Anggap Amblesnya Jalan Raya Gubeng Bukan Bencana Alam
Direncanakan ada 35 siswa angkatan pertama yang dididik di SKO tersebut.
"Mereka yang dididik adalah atlet muda, sekitar kelahiran tahun 2002 keatas, "ujarnya.
Lebih lanjut, untuk menggembleng atlet difabel, ada juga Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).
Di Solo, ada PPLP yang didanai APBD yaitu PPLP di Sumber.
• KPPN Solo Serahkan Dipa Tahun Anggaran 2019 Senilai Rp 5,6 Triliun
Asrama tersebut menggembleng atlet atletik.
Sedangkan PPLP yang didanai APBN berada di Gremet, Manahan.
Cabor yang dibina adalah renang dan bulu tangkis.
"Pembinaan terus kami lakukan, agar regenerasi atlet tidak terputus," tutup Senny. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/menpora-imam-nahrawi-saat-memberikan-arahan-dalam-peresmian-skodi-di-solo-kamis-20122018.jpg)