Flyover Manahan Dibuka, PKL Jl Moewardi Solo Pindah ke Sisi Selatan Lapangan Kottabarat

Pemkot Solo menyiapkan sisi selatan Lapangan Kottabarat untuk dijadikan selter pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati Jl dr Moewardi.

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Anggota Komisi II DPRD Solo saat berbincang dengan pekerja kontraktor bangunan flyover Manahan, Kota Solo, Selasa (18/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo menyiapkan sisi selatan Lapangan Kottabarat untuk dijadikan selter pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati Jl dr Moewardi.

Relokasi diperlukan untuk memperluas Jl dr Moewardi seiring dioperasikannya Flyover Manahan Solo.

"Sisi selatan atau biasa buat parkir Lapangan Kottabarat, itu nanti kami paving dan ditata," kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Subagiyo, Sabtu (22/12/2018).

Ia menyatakan lahan yang sudah ditata tersebut bisa multifungsi.

"Rencananya kalau pagi sampai sore untuk parkir, dan sore sampai pagi untuk jualan teman-teman PKL," kata dia.

Disdag menargetkan penataan selter dan lahan parkir tersebut bisa selesai pada awal 2019.

"Awal itu sekitar Februari atau Maret, ini sedang kami siapkan desainnya," kata dia.

Saat ini Dinas Perdagangan Solo sudah memindahkan PKL ke sisi timur Jl dr Moewardi seiring mulai dioperasikannnya Flyover Manahan.

Kabid PKL Dinas Perdagangan, Didik Anggono, mengatakan ada 40 pedagang yang ditempatkan di lokasi baru.

"Ada enam yang dipindah ke sisi barat, dan yang lainnya ke Jl Yosodipuro atau depan Kantor Dinkop UMKM," terang Didik, Jumat (21/12/2018).

Selain PKL, parkir tepi jalan di sisi timur juga disterilkan.

Parkir tepi jalan di sisi timur kemudian dipindah ke sisi barat.

"Agar jalannya lebar, sehingga tidak mengganggu yang dari flyover," terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Hari Prihatno.

"Mulai hari ini, karena flyover-nya baru resmi tadi pagi," kata dia.

Menurut Hari pemindahan titik parkir ke seberang lokasi sebelumnya itu, diharapkan bisa mengurangi hambatan lalu lintas terhadap aktivitas kendaraan yang keluar dari jalan layang.

"Yang dari selatan ke utara ke selatan volumenya lebih besar, jadi salah satu pertimbangan untuk memindah parkir ke sisi barat," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved