BBWS Bengawan Solo Serahkan Operasional 8 Pintu Air ke Pemkot Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyerahkan operasional 8 pintu air dan satu bendungan ke Pemerintah Kota Solo mulai Januari 2019.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Parapet Bengawan Solo di kawasan Jurug. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyerahkan operasional 8 pintu air dan satu bendungan ke Pemerintah Kota Solo mulai Januari 2019.

"Kami serahkan pemkot, sehingga biaya operasional yang sebelumnya kami tanggung bisa dialihkan ke program penanganan banjir lainnya," kata Kepala BBWSBS, Charisal A Manu, Rabu (2/1/2019).

BBWSBS juga menyerahkan delapan unit pompa tambahan yang terpasang di masing-masing pintu air.

"Sebelumnya pompa itu memang sudah ada, dan tambah karena periode ulang banjir di Kota Solo juga dinaikkan dari Q10 menjadi Q50," terangnya.

Pemkot Solo Pasang 4 Alat Deteksi Dini Banjir di Anak Bengawan Solo

Menurut Charisal, sembilan bangunan pengendali banjir yang dilimpahkan pengelolaannya kepada Pemkot itu terdiri dari delapan pintu air dan sebuah bendung.

Seluruhnya terletak di wilayah Jebres, Semanggi, Pucangsawit, serta Kali Pepe hulu dan hilir.

Untuk mendukung operasionalnya, BBWSBS juga telah menggelar pelatihan terhadap 51 peserta dari sejumlah kelurahan, kecamatan dan pemangku kepentingan terkait.

"Buku manual operasional pompa juga sudah kami serahkan kepada Pemkot," kata Charisal.

Selain itu, BBWSBS juga menyerahkan pengelolaan lanskap Taman Tirtonadi dan Taman Ronggowarsito Jurug kepada Pemkot. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved