PPLH UNS Latih OPD di Solo untuk Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik

OSS tersebut untuk mengurus izin analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) di pelaku usaha secara online.

PPLH UNS Latih OPD di Solo untuk Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik
TribunSolo.com/Imam Saputro
Training of Trainee (ToT) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Hotel Sahid Jaya, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melatih Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, atau Online Single Submission (OSS).

OSS tersebut untuk mengurus izin analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) di pelaku usaha secara online.

"Perizinan amdal sekarang semua secara online, namun tahapannya masih ada yang belum paham, sehingga ada diklat ini," kata Kepala PPLH UNS Solo , Okid Parama Astirin saat Training of Trainee (ToT) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Hotel Sahid Jaya, Selasa (22/1/2019).

UNS Solo Kirim Tim Trauma Healing Korban Tsunami di Pandeglang

Menurutnya izin amdal harus dilakukan secara cepat, agar investor tidak lari ke negara lain.

Menurutnya proses perizinan melalui OSS lebih cepat 14-20 hari dibandingkan dengan proses perizinan offline.

Proses mekanisme perizinan secara online, lanjut Okid, terdapat batasan waktu.

"Namun kadang ada yang kedaluarsa karena mungkin ada proses yang terlewat, atau belum paham kelengkapan dokumen," ujarnya.

Rusunawa MBR Senilai Rp 26 Miliar dari Bantuan APBN di Mojosongo Disidak Komisi II DPRD Solo

TOT ini menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan, Ir. Ary Sudijanto, MSE.

Ary menjelaskan bagaimana proses penyusunan AMDAL online dan offline.

Dan narasumber yang kedua yaitu Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan, Kebijakan Wilayah dan Sektor, Erik Teguh Primiantoro, S.Hut., MES. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved