Abu Bakar Baasyir Dibebaskan

Tanggapan Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki Sukoharjo Terkait Batalnya Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

Pihak Ponpes yang semula senang dengan kabar kebebesan Abu Bakar Ba'asyir dan telah mempersiapkan kepulangannya harus kecewa

Tanggapan Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki Sukoharjo Terkait Batalnya Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
TribunSolo.com/Agil Tri
Keluarga dan pengurus ponpes saat konferensi pers di Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo, Rabu (23/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Setelah adanya pernyataan resmi dari Mentri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto dan Kepala Staf Presiden Moeldoko mengenai pembatalan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir, pihak Ponpes Al Mukmin Ngruki Sukoharjo langsung menggelar konferensi pers, di pelataran Masjid di dalam ponpes setempat, Rabu (23/1/2019).

Pihak Ponpes yang semula senang dengan kabar kebebesan Abu Bakar Ba'asyir dan telah mempersiapkan kepulangannya harus kecewa sehingga membatalkan penyambutan.

Ketua panitia penyambut kepulangan Abu Bakar Ba'asyir di Ponpes Islam Al Mukmin, Muhammad Sholeh Ibrahim mengaku sudah mempersiapkan segala hal untuk menyambut Abu Bakar Ba'asyir.

"Kami sudah mempersiapkan secara maksimal Akomondasi, rundown, sarana prasaranya, dan lainnya," katanya.

Terbungkus Amplop, Tabloid Indonesia Barokah Ditaruh di Atas Kotak Infaq Masjid Barokah Sukoharjo

Namun dia lebih menyesalkan pembatalan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir hingga hari ini, dan ada penundaan-penundaan lainnya.

"Ini pelajaran bagi kami, lain kali saat persiapan kepulangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir kami akan biasa-biasa saja (dalam penyambutan)," katanya.

"Kalau Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sudah berada di Ponpes, baru kami akan menggelar Tabligh Akbar."

Sempat Liburan Bareng Keluar Negeri, Natasha Wilona Ungkap Gaya Pacarannya dengan Verrell Bramasta

Sementara Direktur Ponpes, Drs. Ibnu Hanifah menambahkan dirinya telah mengenalkan sosok Abu Bakar Ba'asyir kepada para santrinya, terlebih setelah kabar kebebasannya.

"Saya sudah mengenalkan sosok Abu Bakar Ba'asyir kepada para santri dan menyampaikan kabar gembira ini, namun kabar tersebut ternyata hanya PHP pemerintah saja," katanya.

Ibnu menambahkan dirinya dan pihaknya sangat kecewa terkait pembatalan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir itu.

"Para pemegang otoritas dalam mengeluarkan statement dipikir dulu lah," katanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved