Karyawati Curi Toko Emas Wonogiri

Dicari! Juru Parkir Komplotan Pencurian Emas 101 Gram di Toko Perhiasan Wonogiri, Kini DPO

Polisi masih memburu seorang pria berinisial P yang diduga terlibat dalam pencurian emas seberat 101,4 gram di sebuah toko perhiasan di Wonogiri.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
PENCURIAN - Aksi pencurian dilakukan oleh dua karyawati toko emas di Wonogiri. Dua pelaku, SS (22) dan HS (20), warga Kecamatan Tirtomoyo, mencuri satu gelang emas seberat 101,4 gram dari tempat mereka bekerja di Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri. Aksi itu dilakukan pada Rabu (10/9/2025) 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Polisi masih memburu seorang pria berinisial P yang diduga terlibat dalam pencurian emas seberat 101,4 gram di sebuah toko perhiasan di Wonogiri.

P diketahui berperan sebagai juru parkir yang mematikan aliran listrik toko, sehingga sistem CCTV lumpuh saat pencurian berlangsung.

"Masih kita lakukan pengejaran, DPO," ujar Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo, Rabu (1/10/2025).

PENCURIAN - Aksi pencurian dilakukan oleh dua karyawati toko emas di Wonogiri. Dua pelaku, SS (22) dan HS (20), warga Kecamatan Tirtomoyo, mencuri satu gelang emas seberat 101,4 gram dari tempat mereka bekerja di Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri. Aksi itu dilakukan pada Rabu (10/9/2025)
PENCURIAN - Aksi pencurian dilakukan oleh dua karyawati toko emas di Wonogiri. Dua pelaku, SS (22) dan HS (20), warga Kecamatan Tirtomoyo, mencuri satu gelang emas seberat 101,4 gram dari tempat mereka bekerja di Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri. Aksi itu dilakukan pada Rabu (10/9/2025) (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Lokasi pencurian tersebut berjarak 35 kilometer atau kurang 1 jam perjalanan berkendara dari kota Solo.

Tiga pelaku terlibat dalam aksi ini, yakni dua karyawati toko berinisial SS (22) dan HS (20), warga Kecamatan Tirtomoyo, serta P yang kini masih buron.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menjelaskan bahwa ketiganya telah merencanakan pencurian ini secara matang.

Mereka menyusun modus operandi dengan memanfaatkan kelemahan sistem pengamanan toko dan keterlibatan orang dalam.

"Oknum (karyawati) toko emas tersebut bekerjasama dengan orang yang ada di luar, untuk mengambil emas di tempat dia bekerja," jelas AKBP Wahyu, Kamis (25/9/2025).

Pada hari kejadian, SS yang sedang tidak bertugas berpura-pura menjadi pembeli dengan mengenakan cadar.

Ia dilayani oleh HS, rekannya sesama karyawan.

Sementara itu, P mematikan aliran listrik toko sehingga CCTV tidak berfungsi.

Begitu kamera pengawas mati, HS menyerahkan sejumlah perhiasan kepada SS.

SS kemudian segera meninggalkan toko dengan membawa satu gelang emas seberat 101,4 gram berkadar 17 karat.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved