Pengisian PDSS SNMPTN 2019 Ditutup, 3.531 Sekolah Tak Lakukan Pengisian Data

Proses pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) telah ditutup Minggu (27/1/2019) pukul 18.00 WIB

Pengisian PDSS SNMPTN 2019 Ditutup, 3.531 Sekolah Tak Lakukan Pengisian Data
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Sosialisasi SNMPTN di Auditorium UNS, Selasa (30/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Proses pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) telah ditutup Minggu (27/1/2019) pukul 18.00 WIB.

Sampai batas akhir tersebut, jumlah sekolah yang melakukan pengisian PDSS sebanyak 18.206 sekolah dan yang melakukan finalisasi sebanyak 14.675 sekolah.

"Untuk jumlah sekolah yang berpotensi bisa mengisi data tetapi tidak melakukan pengisian data PDSS sebanyak 3.531 sekolah," kata Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Ravik Karsidi, Senin (28/1/2019).

Menurutnya tidak ada dampak atau sanksi bagi sekolah yang tidak melakukan pengisian PDSS.

Kecelakaan Tunggal Bus Bima Suci di Tol Cipularang, Tujuh Orang Tewas

Pengisian PDSS adalah salah satu prosedur tersebut harus dilakukan sekolah sebagai salah satu tahapan agar siswanya dapat mendaftar jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Ketika sekolah tidak melakukan tahapan tersebut berarti siswa sekolah tersebut tidak bisa mendaftar melalui jalur SNMPTN di perguruan tinggi pilihan.

“Tahapan mendaftar SNMPTN diawali dengan pengisian PDSS dan finalisasi oleh sekolah, verifikasi nilai oleh siswa, pemeringkatan oleh sistem LTMPT,” kata dia.

“Siswa yang bisa mendaftar akan dilakukan seleksi oleh PTN dan diumumkan, kalau sekolah tdk menyelesaikan pengisian PDSS yang berarti siawanya memang tidak akan mendaftar SNMPTN," jelasnya.

Jalani Sidang Putusan Kasus Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Ditemani Anaknya dan Mulan Jameela

Begitupula dengan siswa yang tidak melalukan verifikasi, lanjutnya, tidak ada dampak dan sanksi bagi siswa tersebut.

Intinya, siswa setelah verifikasi masih akan dilakukan pemeringkatan oleh sistem LTMPT.

Jika siswa tersebut masuk dalam peringkat, maka diperbolehkan mendaftar.

Sebaliknya jika tidak masuk dalam peringkat, tidak bisa mendaftar SNMPTN.

"Kalau sudah daftar dan diterima di program studi yang dipilih maka konsekuensinya tidak bisa mendaftar lagi di jalur SBMPTN," pungkasnya. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved