Dinas Kesehatan Solo Fokus Cari Penderita Tuberkulosis (TBC)

Pemerintah Kota Solo terus mencari penderita tuberculosis (TBC) yang belum tertangani demi wacana membebaskan Kota Solo dari TBC pada 2030.

Dinas Kesehatan Solo Fokus Cari Penderita Tuberkulosis (TBC)
alodokter.com
Ilustrasi Tuberkulosis 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo terus mencari penderita Tuberkulosis (TBC) yang belum tertangani.

Pada 2019, Dinas Kesehatan Kota Solo diharapkan bisa menemukan ribuan penderita TBC di Solo.

Hal itu dilakukan untuk membebaskan Kota Solo dari TBC pada 2030.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Purwanti mengatakan, angka temuan TBC di Kota Solo harus terus meningkat.

"Pada 2017 tim khusus penanggulangan dan pendampingan terhadap penderita TBC memeriksa 1.665 warga, dari jumlah tersebut, 723 warga dinyatakan positif TBC, 12 diantaranya berstatus multidrug resistant tuberculosis (MDR TB)," kata Purwanti, Jumat (1/2/2019).

Pada tahun berikutnya, DKK menangani 1.868 warga dengan temuan positif TBC 783 orang, 17 diantaranya MDR.

“Tahun ini dari riset kami, target seribuan orang yang harus ditemukan," ujarnya.

​Cegah Wabah DBD, Dinas Kesehatan Kota Solo Siapkan Fogging

Penderita TBC wajib mengkonsumsi obat selama enam bulan secara rutin tanpa jeda.

Jika sekali saja mereka berhenti, maka kembali diharuskan mengulang pengobatan dari awal.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved