Novel Baswedan Kutuk Aksi Penyerangan Terhadap Dua Pegawai KPK

Novel Baswedan mengutuk penyerangan terhadap dua pegawai KPK yang sedang bertugas, Sabtu (2/3/2019) malam.

Novel Baswedan Kutuk Aksi Penyerangan Terhadap Dua Pegawai KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengutuk penyerangan terhadap dua pegawai KPK yang sedang bertugas, Sabtu (2/3/2019) malam.

"Saya sangat mengutuk tindakan jahat yang menyerang aparatur negara yang sedang bekerja," kata Novel dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Minggu (3/2/2019).

Ia mengatakan, pelaku kejahatan penyerangan tersebut bisa diancam hukuman berat karena menyerang aparatur negara yang sedang bertugas.

"Dalam UU kejahatan penyerangan terhadap aparatur negara yang sedang bertugas diancam hukum yang lebih berat," kata Novel.

Kronologi Penganiayaan Dua Pegawai KPK di Hotel Borobudur Jakarta

Ia yakin KPK secara kelembagaan tidak akan membiarkan kejahatan seperti itu.

Novel meyakini penyerangan tersebut adalah ancaman yang nyata terhadap pemberantasan korupsi khususnya KPK.

Ia menilai, setiap serangan atau teror yang tidak diungkap akan membuat para penjahat berani melakukan serangan kembali kepada pegawai KPK atau aparat pemberantas korupsi lainnya.

"Saya dan pegawai KPK lainnya melalui Wadah Pegawai KPK meminta semua serangan dan teror terhadap pegawai dan Pimpinan KPK harus diungkap secara keseluruhan," kata Novel.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap dua pegawai KPK yang sedang bertugas ke Polda Metro Jaya pada Minggu (3/2/2019) sore.

"Dari proses pelaporan tadi, disampaikan bahwa kasus ini akan ditangani Jatantras Krimum Polda Metro Jaya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat keterangan tertulis pada Minggu (3/1/2019).

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved