Pembuktian Azkar Rizal saat Menjadi Manajer Termuda di Grand Candi Hotel Semarang
Menjadi salah satu manajer termuda di Grand Candi Hotel Semarang tidak membuat Azkar Rizal Muhammad jemawa.
Penulis: Natalia Bulan R P | Editor: Melia Istighfaroh
TRIBUNNEWS.COM - Menjadi salah satu manajer termuda di Grand Candi Hotel Semarang tidak membuat Azkar Rizal Muhammad jemawa.
Dengan usianya yang terbilang muda untuk menjadi Manajer Public Relation di Grand Candi Hotel Semarang ia tetap bisa membuktikan dirinya mampu mengemban tugas yang berat ini.
Menduduki jabatan ini sudah selama 1,5 tahun ada cukup banyak pencapaian dan pembuktian yang sudah ia lakukan saat dirinya dipandang sebelah mata oleh banyak orang.
Pria berusia 25 tahun ini merasa sudah mendapat banyak pencapaian baik untuk pribadi dan pekerjannya.
"Pencapaian terbesar untuk pribadi adalah membuat bangga orangtua. Padahal orangtua tidak pernah menuntut keinginannya ke saya. Terserah saya mau jadi apa, mau jadi tukang tahu bulat asal sudah mencukupi segala kebutuhan hidup juga nggak apa-apa," ungkap Azkar saat ditemui tim Tribun Solo di Grand Candi Hotel Semarang pada Kamis (31/1/2019).
• Kunjungi Tol Trans Jawa Ruas Solo-Ngawi, Komisi VI DPR RI Sebut Masalah Tarif Masih Bisa Dievaluasi
• Prof Jamal Wiwoho Akhirnya Jadi Calon Tunggal Rektor UNS Solo
"Tapi akhirnya saya bisa membuktikan kepada mereka yang telah berjuang untuk saya, selalu ada buat saya, bahwa saya bisa memberi lebih, berada di titik ini bukan hal yang sia-sia. Meskipun saya belum puas dengan semua ini, karena saya tahu, saya bisa berbuat lebih nantinya," tambah Azkar.
Ia juga mengungkapkan pencapaian yang raih di dalam pekerjaannya tersebut.
Azkar mengatakan bahwa target overall-nya tercapai semua dan itu cukup membuatnya tidak menyangka bisa semampu itu.
Pasalnya, setiap tahun mereka memiliki business review dan dari situlah kemampuan Azkar di pekerjaannya mulai dipandang, ia mulai mendapat kepercayaan bahwa dirinya mampu.
"Dari sekian target, 95% target saya terpenuhi untuk tahun ini. Setelah mereka tahu target-target itu terpenuhi, otomatis mereka respect, karena dari banyaknya target masing-masing departemen yang paling banyak achieve adalah targetnya PR," jelas Azkar.
"Sedangkan untuk PR-PR sebelum saya, itu hampir dari 40%-nya nggak achieve. Satu-satunya target yang saya nggak achieve adalah membership dan itulah yang akan saya kejar tahun ini,"
• Sejarah Perkumpulan Masyarakat Surakarta, Berawal dari Gabungan 6 Organisasi Tionghoa di Solo
• Mulai Kamis (14/2/2019) Ini Bus Trans Jawa Mulai Layani Rute Jakarta-Semarang-Solo
Dengan pencapaian seperti itu, Azkar tetap merasa masih bisa melakukan lebih dan belum ada keinginan untuk mengejar jabatan yang lebih tinggi.
"Saya merasa masih harus banyak belajar di bidang ini, untuk goal saya selanjutnya adlaah saya masih akan do the best, saya akan masih mengadakan event-event out of the box, meningkatkan brand image hotel dengan cara yang tak biasa," kata Azkar.
"Jadi saya akan tetap berada di bidang saya sampai benar-benar bisa menggebrak pasar modern. Saya tetap membuktikan diri tapi target hidup akhir saya adalah punya usaha yang sukses," tutupnya.
(TribunSolo/Natalia Bulan R P)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/arm.jpg)