Breaking News:

Keluarga Nelayan di Buton yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf Melapor ke Kodim

Kedatangan keluarga korban sandera tersebut agar kasus penyanderaan Hariadin dan Heri Ardiansyah, bisa diteruskan ke pemerintah pusat

Editor: Putradi Pamungkas
KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE
Keluarga korban sandera Abu Sayyaf datang melapor ke kantor Kodim 1413 Buton. Keluarga berharap pemerintah pusat dapat membantu agar korban sandera segera dibebaskan dan kembali ke keluarga 

TRIBUNSOLO.COM, BAUBAU - Keluarga dari nelayan yang disandera kelompok Abu Sayyaf datang melaporkan kasus tersebut ke Kantor Kodim 1413 Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (21/2/2019).

Kedatangan keluarga korban sandera tersebut agar kasus penyanderaan Hariadin dan Heri Ardiansyah, bisa diteruskan ke pemerintah pusat.

“Hari ini keluarga kami, mendatangi kantor Kodim untuk melapor agar ada bantuan (pembebasan) lebih cepat dan lebih baik,” kata keluarga korban sandera, Fitri Amelia, saat ditemui di Kantor Kodim, Kamis siang.

Kedatangan anggota keluarga korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf ini disambut langsung Kepala Staf Kodim 1413 Buton, Mayor Infantri Gidion.

Haul ke-9 Gus Dur, Dishub Solo Lakukan Rekayasa Lalu Lintas, Ini yang Harus Diperhatikan Pengendara

Fitri yang merupakan ponakan dari Hariadin menyerahkan foto pamannya itu kepada Kepala Staf Kodim 1413 Buton.

“Kami berharap agar pemerintah Indonesia bisa segera secepatnya bisa membantu kami dan membebaskan paman kami,” ujar dia.

Fitri menerangkan, tiga minggu lalu, keluarganya yang berada di Kabupaten Wakatobi didatangi orang dari Kementrian Luar Negeri dan dihubungi oleh pihak yang mengaku sebagai aparat.

“Ada beberapa orang mengaku dari Polda dan TNI menelepon untuk tanya-tanya tentang paman saya,” ucap Fitri.

Sambangi Tambaklorok Semarang, Fadli Zon Hanya Ingin Mengecek yang Ditinjau Jokowi

Sementara itu, Kepala Staf Kodim 1413 Buton, Mayor Infantri Gidion mengatakan, telah mengambil data-data keluarga korban untuk diteruskan ke Mabes TNI.

“Kami sudah ambil data-datanya korban ini, dan hasil data-data sudah sesuai dengan foto dan sudah dilaporkan di komando atas"

"Kami tinggal monitor bagaimana perkembangannya, karena sudah tugas kewenangan Mabes TNI, Kementrian Pertahanan, dan Kemenlu,” kata Gidion.

Ia meminta kepada keluarga korban sandera kelompok Abu Sayyaf untuk tetap bersabar dan menunggu informasi lebih lanjut. (Kompas.com/Defriatno Neke)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Keluarga Nelayan yang Disandera Abu Sayyaf Melapor ke Kodim"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved