Tilang Elektronik di Kota Solo

46 Pelanggar e-Tilang Konfirmasi ke Satlantas Polresta Solo, Tidak Ada Nopol Kendaraan yang Diblokir

Dari 46 pelanggar tilang elektronik (e-Tilang) dipastikan tidak ada yang terkena blokir pada nomor polisi kendaraannya karena langsung konfirmasi.

46 Pelanggar e-Tilang Konfirmasi ke Satlantas Polresta Solo, Tidak Ada Nopol Kendaraan yang Diblokir
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Salah satu titik yang dipasang CCTV di kawasan Jalan Gajah Mada, Solo, Kamis (28/2/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dari 46 pelanggar tilang elektronik (e-Tilang) dipastikan tidak ada yang terkena blokir pada nomor polisi (nopol) kendaraannya karena langsung konfirmasi.

"Sementara belum ada yang sampai nopol kendaraannya diblokir," kata Kanit Regident, AKP Suryo Wibowo mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi'i kepada TribunSolo.com, Kamis (28/2/2019).

Lebih lanjut Suryo menjelaskan, setelah pelanggar mendapatkan surat pemberitahuan terkait penilangan, ada waktu empat hari untuk mengurus konfirmasi di Satlantas Polresta Solo, Jalan Slamet Riyadi.

Mulai Diterapkan Rabu, Sanksi Terberat bagi Pelanggar e-Tilang di Solo: Pemblokiran Nopol Kendaraan

"Yang kami dapati, mereka (pelanggar) mengikuti arahan untuk konfirmasi selama empat hari," jelasnya.

"Kalau tidak konfirmasi empat hari itu kan nopol kendaraannya diblokir sementara, nah itu belum terjadi," aku dia.

Dia berharap adanya sistem baru itu, membuat pengendara lebih tertib karena kasus kecelakaan di antaranya terjadi saat pengendara menerobos lampu merah.

"Sementara ini selama dua minggu lebih sistem baru e-Tilang berjalan baik," harapnya.

"Karena tujuannya memang baik, agar menekan kasus kecelakaan lalu lintas," katanya menegaskan.

E-Tilang Sudah Diterapkan di Kota Solo, Pelaku Usaha Rental Mobil Lakukan Penyesuaian

Sebelumnya, penerapan sistem e-Tilang itu yang diterapkan per Rabu 13 Februari 2019 hingga dua minggu lebih ini, sudah ada 46 pelanggar.

Bahkan Satlantas Polresta Solo menyiagakan 20 petugas untuk memantau 66 titik kamera pengintai atau CCTV di berbagai titik yang tersebar di Solo.

Jika ada yang diketahui melanggar sesuai tangkapan CCTV, maka pelat nomor kendaraan pelanggar langsung di-screenshot.

Kemudian petugas mengirimkan surat pemberitahuan ke pelanggar via pos yang berisi agar pemilik kendaraan konfirmasi ke Satlantas Polresta Solo di Jalan Slamet Riyadi. (*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved