Pemkot Solo Bersiap Mencari Direktur Utama TSTJ Jurug yang Baru
Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Bimo Wahyu Widodo akan mengakhiri masa jabatannya pada Mei 2019.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Bimo Wahyu Widodo akan mengakhiri masa jabatannya pada Mei 2019.
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan saat ini pihaknya tengah mencari pengganti jabatan Direktur Utama Perusda TSTJ.
"Tetap kita ada panitia seleksi lagi, itu semua masih proses," katanya Rabu (6/5/2019) siang.
• Gajah TSTJ Solo Mati Satu, Kini TSTJ Solo Berupaya Cari Pejantan Gajah
Untuk pengganti, dirinya mengatakan belum mempertimbangkan.
"Dari internal bisa, seleksi juga dibuka untuk umum," katanya.
Sehingga warga dari luar daerah dapat mendaftar.
"Pak Bimo kan baru 1 periode sehingga periode itu kan evaluasi internal juga bisa kita lakukan," katanya.
"Nanti dilihat dulu, habis ini saya kan harus konsolidasi dengan Sekda," katanya.
• VIDEO - HUT ke-43, TSTJ Solo Dapat Hadiah Kandang Satwa Liar
Selain dengan Sekretaris Daerah (Sekda), pihaknya juga harus berkordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan asisten wali Kota Surkarta.
Rudy mengaku bisa bekerja dengan siapa saja. Asalkan TSTJ ada perkembangan yang signifikan.
"Jadi tidak hanya menjadi direktur utama saja," katanya.
Hal tersebut karena tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat di dunia wisata terutama TSTJ.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/taman-satwa-taru-jurug.jpg)