Pilpres 2019

Tanggapi Hasil Survey Litbang Kompas, Politikus PDI-P Sebut sebagai Tantangan untuk Para Kader

Anggota DPR RI ini menyadari, tidak bisa dipungkiri bahwa coat tail effect atau efek ekor jas berperan penting meningkatkan elektabilitas PDI-P.

Tanggapi Hasil Survey Litbang Kompas, Politikus PDI-P Sebut sebagai Tantangan untuk Para Kader
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua DPP PDI-P Andreas Hugo Pareira 

"Jika dalam satu bulan ke depan potensi elektabilitas ini tidak ada perubahan, boleh jadi PDI-P akan mencatatkan diri sebagai parpol pertama yang bisa memenangi pemilu untuk kedua kali berturut-turut sejak era reformasi ini," tulis peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, dikutip dari harian Kompas, Kamis (21/3/2019).

Kendati demikian, peluang PDI-P menjadi juara bertahan akan tetap dibayangi parpol lain, terutama Partai Gerindra.

Caleg PDI-P Diah Defawati Ande Tegaskan Ebleg Kebumen Tetap Bisa Maju di Zaman Milenial Sekarang

Partai Gerindra yang juga merupakan rival PDI-P di pemilihan presiden dipilih oleh 17 persen responden.

Wahyu menyebut tingginya elektabilitas PDI-P dan Gerindra disebabkan efek ekor jas dari sosok kedua capres yang selama ini melekat dengan parpol itu, yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Parpol yang tidak seberuntung PDI-P dan Gerindra harus berpikir keras untuk mendapatkan insentif elektoral di pileg saat mendukung pasangan calon di pilpres," kata Wahyu.

Parpol peserta pemilu lainnya memang mendapatkan elektabilitas yang jauh berada di bawah PDI-P dan Gerindra.

Partai Golkar yang berada di peringkat ketiga, misalnya, hanya dipilih oleh 9,4 persen responden menyusul di bawahnya yakni PKB dengan 6,8 persen, Demokrat 4,6 persen, PKS 4,5 persen, PAN 2,9 persen, PPP 2,7 persen, dan Nasdem 2,6 persen.

Sisanya adalah parpol-parpol yang terancam tak lolos ambang batas parlemen. (Srihandriatmo Malau)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PDIP Sebut Hasil Survey Litbang Kompas Sebagai Hal Menggembirakan Sekaligus Tantangan Bagi Kader

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved