Mengintip Proses Pembuatan Ciu di Bekonang, Ternyata Butuh Waktu 7 Hari
Ciu adalah minuman keras tradisional yang diproduksi di Bekonang, Sukoharjo.Proses pembuatan ciu terbilang cukup rumit dan lama.
Penulis: ambar purwaningrum | Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ciu adalah minuman keras tradisional yang diproduksi di Bekonang, Sukoharjo.
Proses pembuatan ciu terbilang cukup rumit dan lama.
Pertama tetes tebu difermentasi ke dalam sebuah drum.
Tetes tebu merupakan limbah yang berasal dari produksi tebu di pabrik gula.
Proses fermentasi dilakukan selama 5-6 hari tergantung cuaca.
Saat proses fermentasi tetes tebu, cairan akan terus mengeluarkan reaksi dengan munculnya gelembung dan suara mendesis.
Jika suara mendesis hilang, itu tandanya sudah bisa dilakukan tahapan lanjut.
Tetes tebu yang telah difermentasi kemudian dimasak atau disuling untuk menghasilkan ciu.
"Fermentasi disuling menggunakan tembaga berbentuk spiral dengan dimasukkan ke dalam drum besar isi air untuk pendinginan," jelas Wiyono, pembuat ciu saat ditemui TribunSolo di kediamanannya, Jumat, (22/03/2019) lalu.
Fementasi dalam tembaga itu dibakar untuk menghasilkan uap.
Uap akan mengalir melalui selang dan menghasilkan ciu dengan kadar 30-35 persen.
Proses pembuatan ciu ini biasanya memakan waktu antara 6-7 hari. (Ambar Purwaningrum/TribunTravel)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ciu-yang-sedang-menjalani-proses-fermentasi.jpg)