Acara Earth Hour Solo 2019 Menginspirasi, Putra Putri Solo 2018: Bumi Perlu Bernapas juga
Perayaan Earth Hour 2019 sukses digelar di Balai Kota Solo, pada Sabtu (30/3/2019).
Penulis: Claudia Noventa | Editor: Suut Amdani
TRIBUNWOW.COM - Harapan Putra Putri Solo 2018 setelah mengikuti acara Earth Hour 2018.
Perayaan Earth Hour 2019 sukses digelar di Balai Kota Solo, pada Sabtu (30/3/2019).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.
Selain itu, hadir pula Ade Swargo Mulyo selaku Direktur Partnership WWF Indonesia.
Tak hanya itu, Putra Putri Solo 2018 Fathullah Abdul Azis dan Dinda Nur Safira, serta Putra Putri Solo Lingkungan 2018 Cronwicov Deswan dan Tata Dewi Sekarsari juga ikut meramaikan acara.
Acara yang dimulai pukul 19.00-22.00 WIB diisi dengan berbagai penampilan.
• Earth Hour 2019 Sukses Digelar di Balai Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo Berharap Jadi Gaya Hidup
Mulai dari Kolaborasi Street Community (Raptor Freestyle Skate, Spartarun, Skate Boarding Solo, BMC Solo), Solo Perkusi, Florista, Sanggar Pasinaon Pelangi, hingga Tentacle.
Acara puncak tentunya pemadaman listrik tepat pukul 20.30-21.20 WIB.
Diikuti dengan menyalakan lilin disertai dengan foto bersama membentuk lambang 'connect to earth' yang menjadi tema Earth Hour 2019 ini.
Menurut Putra Putri Solo 2018, acara tersebut sangat menginspirasi, terutama untuk generasi muda yang memang seharusnya peduli pada lingkungan.
Apalagi, pesan yang disampaikan Earth Hour memang tertuju langsung ke seluruh lapisan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup.
• Connect to Leader, Upaya Earth Hour Ajak Pemerintah Berpartisipasi Jaga Lingkungan
"Menurut kami acara ini sangatlah menginspirasi untuk kawula muda karena kami merasa agent of change dalam menggerakan Earth Hour supaya kita lebih back to nature," ucap Putri Solo Lingkungan 2018, Tata Dewi Sekarsari, mengawali, saat ditemui TribunSolo.com seusai acara.
"Dan juga buat kaum muda bisa mengerti dan memahami serta sadar akan lingkungan yang ada di sekitarnya bahwa bumi perlu bernapas juga dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik lainnya pada hari ini untuk Earth Hour 2019," lanjut Putra Solo Lingkungan 2018, Cronwicov Deswan.
Putri Solo 2018, Dinda Nur Safira juga berharap agar masyarakat bisa lebih mengerti pentingnya menjaga lingkungan setelah acara tersebut.
• Earth Hour Solo Ajak Murid SMP 4 Surakarta Manfaatkan Sampah Dapur dengan Praktik Ekoenzim
"Harapannya semoga Earth Hour ini bisa lebih diserapi sama masyarakat agar mereka lebih padam dan menyadari kalau Earth Hour ini sebenernya selain buat bumi juga untuk kita sendiri untuk keberlangsungan hidup kita di masa mendatang," tegas Dinda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/acara-earth-hour-solo-2019-sabtu-3032019.jpg)