Pembangunan Waterboom di Solo
Solo Bakal Miliki Waterboom Senilai Rp 60 Miliar di Jebres
Memanfaatkan lahan bekas Pondok Persada Jurug, Jebres, Solo, yang terbengkalai, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan membangun waterboom.
Tayang:
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat, saat ditemui awak media, Solo, Jumat (5/5/2019)
Diharapkan dengan adanya proyek tersebut mampu menyerap tenaga kerja.
“Harapan kami, investasi tersebut juga bisa menyerap tenaga kerja," kata Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo, Yosca Herman, kepada TribunSolo.com, Jumat (5/4/2019) siang.
"Selain itu juga berpotensi meningkatkan nilai tawar kawasan, dan kenaikan harga lahan di sekitarnya," imbuh dia.
Investor yang akan menggarap waterboom tersebut, sambungnya, memiliki pengalaman mengelola wahana serupa di lima lokasi.
Di antaranya, di Jakarta, Bogor, dan Bekasi.
Jika rencana investasi terwujud, bukan tidak mungkin wahana wisata air di belakang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) itu menjadi taman air terlengkap se-Jawa Tengah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/yosca-herman-waterboom.jpg)