Ridwan Kamil Bantah Ikut Campur dalam Proses Perizinan Proyek Meikarta

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan tak ikut campur tangan dalam proses perizinan proyek Meikarta.

Editor: Hanang Yuwono
Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 

TRIBUNSOLO.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan tak ikut campur tangan dalam proses perizinan proyek Meikarta.

Sebab, saat proses izin berlangsung statusnya masih sebagai Wali Kota Bandung.

Hal itu dikatakannya untuk menjawab pernyataan terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili (45), yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta yang menyeret namanya.

Sidang Neneng Rahmi Nurlaili digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan Martadinata, Bandung, Rabu (10/4/2019).

Gubernur Ridwan Kamil Ajak Para Pemeran Dilan 1991 Sarapan Bareng

"Jadi saya kalau terkait Meikarta, semua di luar proyek Meikarta secara pribadi tidak ada sangkut pautnya sebelum saya dilantik."

"Karena posisi saya sebelumnya wali kota Bandung," ucap ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (11/4/2019).

Sebab Itu, Emil menegaskan tak pernah ada pertemuan dengan pihak Kabupaten Bekasi soal pembahasan perizinan Meikarta.

"Kemarin pun disebut hanya keterangan menceritakan bahwa ada niat dari dinas tata ruang kabupaten Bekasi ingin berkonsultasi."

"Tapi karena situasinya tak memungkinkan maka saya menahan diri menyerahkan kepada dinas tata ruang dan Pak Sekda," kata Emil.

Soal Penusukan Sejumlah Polisi di Bandung, Polri Sebut Tidak Ada Kaitannya dengan Pemilu 2019

Emil menuturkan, sewaktu menjabat sebagai Gubernur pun ia tak menyentuh persoalan Meikarta lantaran masih berperkara di pengadilan. Apalagi, sebelumnya KPK mengingatkannya untuk tak mengurusi Meikarta selama proses hukum berlangsung.

"Termasuk saya sangat taat hukum terhadap arahan KPK untuk tidak mendiskusikan apapun terkait dengan Meikarta.

Karena tanpa ada kepastian kita tak bisa melakukan langkah yang lebih pasti," paparnya.

Ia pun menegaskan, tak ada tawar menawar dalam persoalan perizinan tata ruang.

Hidayat Nur Wahid Sebut Sri Sultan HB X Tidak Bertemu Jokowi : Beda dengan Prabowo, Sowan ke Keraton

Dia mengatakan, semua urusan izin tata ruang mesti dilakukan sesuai aturan.

"Yang namanya tata ruang selalu kita tegas dan hormati, tak ada kompromi, semua sesuai aturan."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved