Proyek Pembangunan Kantor OJK Solo Ditarget Empat Tahun Rampung
Groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek pembanguan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, dilaksanakan pada Selasa (30/4/2019).
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek pembanguan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, dilaksanakan pada Selasa (30/4/2019).
Dalam pelaksanaannya dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan OJK, Wimboh Santoso, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho, serta Nina Akbar Tanjung.
"Harapannya dalam waktu empat tahun pembanguan akan rampung," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan OJK, Wimboh Santoso, kepada wartawan, Selasa (30/4/2019).
• Periode Lebaran dan Ramadan 2019, KPw BI Solo Sediakan Rp 5,4 Triliun untuk Penukaran Uang
Lokasi kantor baru tersebut terletak di area Jalan Slamet Riyadi, yang berhadapan dengan Lodji Gandrung.
Wimboh berujar Kantor OJK Solo dibangun menggunakan aset milik Pemda setempat dan ada juga yang di beli OJK secara mandiri.
Dengan memanfaatkan luas lahan sekitar 3000 meter persegi.
"Dan rencananya akan dibangun sekitar empat lantai," imbuh Wimboh.
Namun tidak hanya di Solo saja, fokus OJK membangun kantor cabang.
• OJK dan ISEI Dorong Semangat Bisnis Generasi Milenial untuk Bertahan di Era Industri 4.0
Di mana saat ini proses pembangunan gedung yang sedang berlangsung diantaranya di Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Papua.
Dan saat ini total kantor perwakilan OJK ada 35 di daerah.
"Harapannya hadirnya gedung baru tersebut diharapkan juga bisa menunjang perekonomian masyarakat," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/acara-groundbreaking-kantor-ojk-solo.jpg)